BANDA ACEH – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan menjelaskan bahwa di Aceh sering terjadi pemadaman listrik disebabkan karena kekurangan cadangan arus. Ia mengatakan Aceh hanya memiliki 30 persen cadangan sehingga berstatus siaga.

Jonan mengatakan rasio elektrifikasi atau masyarakat yang menikmati listrik di Aceh sudah lebih 90 persen. Hanya saja pemadaman dilakukan jika ada mesin cadangan tersebut yang rusak atau yang sedang dalam pemeliharaan.

“Kalau ditanya cukup ya cukup, tapi cadangannya ini yang kurang. Ada mesin yang rusak atau dalam pemeliharaan saja maka terpaksa harus dilakukan pemandaman bergilir,” ucap Jonan usai memberikan kuliah umum di Unsyiah, Jumat, 21 Juli 2017.

Jonan menegaskan permasalahn listrik di Aceh akan segera selesai dalam waktu dekat. Ia pun meminta semua pihak terkait untuk melihat kembali permasalah krusial tersebut. “Kalau ada yang bermasalah lagi langsung kirim surat ke saya,” kata Jonan.[]