Kiper tim sepakbola putri Amerika Serikat, Hope Solo, dihukum larangan bertanding selama enam bulan oleh badan sepakbola AS karena menyebut tim Swedia 'segerombolan kaum pengecut.'

Kiper berusia 35 tahun itu melontarkan umpatan itu sesudah timnas Swedia menyingkirkan tim mereka di perempat final Olimpiade Rio 2016 melalui kemenangan adu penalti 5-4, setelah pertandingan berakhir 1-1.

Presiden badan sepakbola AS, Sunil Gulati menyebut ucapan Hope Solo itu 'tak bisa diterima.'

Hope Solo, kiper timnas AS yang memenangkan kejuaraan dunia, menulis di laman Facebook pribadinya, bahwa ia 'merasa sedih' oleh keputusan itu.

“Saya tak akan bisa jadi pemain seperti saya ini tanpa menjadi pribadi seperti ini, bahkan kalaupun saya tidak mengambil pilihan yang terbaik atau mengatakan hal-hal yang tepat,” tambahnya.

Dengan skorsing ini, Hope Solo tak bisa masuk timnas sampai Februari mendatang.

Ini bukan pertama kalinya Solo kena sanksi. Pada Januari 2015, ia diskors 30 hari menyusul sebuah insiden di pelatnas.

Media melaporkan pula bahwa ia berada dalam mobil mereka saat suaminya Jerramy Stevens ditangkap atas dugaan mengemudi dalam pengaruh alkohol.

Tim yang diumpat Solo, Swedia, kalah 1-2 dari Jerman dalam final Olimpiade Rio 2016.[]Sumber:BBC/Indonesia