LHOKSEUMAWE – MER-C sejak Senin, 1 Desember 2025, hingga hari ini (Kamis, 4 Desember 2025) terus menyalurkan bantuan berupa sembako untuk masyarakat terdampak banjir di Aceh.

Bantuan yang diberikan berbentuk obat-obatan di beberapa Puskesmas, Paket sembako yang disalurkan terdiri dari beras, mie instan, minyak goreng, biskuit, gula, dan kopi.
MER-C juga menurunkan 3 orang dokter dan 1 perawat yang bertugas mobile klinik di kota Langsa dan Kabupaten Aceh Tamiang.

Untuk wilayah Lhokseumawe Bekerja sama dengan Dayah Zurriyatul Qur’ani Al-Ma’arif (ZQA), bantuan tersebut akan diolah di dapur umum untuk kemudian dibagikan kepada warga terdampak.
Wilayah Aceh Utara di
1. Dusun Lancang, Gampong Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu.
2. Jl. Medan – B. Aceh desa Beurandang kec. Syamtalira Bayu
Wilayah Langsa di desa
1. Gampong Jawa depan, Blang seunibong Alue Beurawe
2. Wilayah Aceh Tamiang di Gampong Tualang Cut serta beberapa lokasi Wilayah Bener Meriah.

Di tengah kelangkaan BBM, distribusi bantuan juga harus dilakukan menggunakan becak, yang dimiliki oleh relawan-relawan nonmedis di masing-masing wilayah terdampak.

Sejak awal bencana Koordinator MER-C Aceh Ira Hadiati juga berkoordinasi dengan Posko Bencana Provinsi Aceh, Kepala Dinkes Aceh dr. Munawar, Sp.OG(K), SAR dan BNPD, DanLanud SIM
untuk pemberangkatan relawan melalui jalur laut maupun udara ke wilayah- wilayah bencana di Aceh.

“Dinkes membuka posko pusat informasi mengenai kondisi kesehatan dan layanan kesehatan mulai dari puskesmas hingga rumah sakit di kabupaten/kota terdampak Bencana Hidrometeorologi Aceh,” ujar Ira.

“Dini hari tadi Kamis 4 Desember 2025, MER-C memberangkatkan 3 relawan dokter dan 1 relawan perawat memuju Langsa dan Aceh Tamiang bersama tim medis dari Dinkes Aces dan Kemenkes guna membantu penanganan korban dan mengoperasikan RSUD disana,” tambahnya.[]