BLANGKEJEREN – Pengurus Muhammadiyah Kabupaten Gayo Lues kembali menyantuni anak yatim, yatim piatu dan fakir miskin dalam rangka memperingati Milad ke-112. Santunan itu merupakan program berbagi Muhammadiyah setiap tahunnya.

Ketua PD Muhammadiyah Gayo Lues, Drs. Aji Saputra, didampingi Syafruddin Arlem selaku Sekretaris PD Muhammadiyah Gayo Lues, Rabu, 18 Desember 2024, mengatakan saat ini terjadi perubahan pesat di Muhammadiyah setelah dibukanya sekolah mulai dari TK, SD, SMP dan SMA Muhammadiyah.

“Saat ini Muhammadiyah Gayo Lues sudah memiliki sekolah TK, SMP, dan SMA dengan jumlah 700 siswa, dengan jumlah tenaga pendidik di Muhammadiyah mencapai 80 guru,” kata Aji Saputra di Balai Musara Blangkejeren saat menunggu Pj. Bupati Gayo Lues H. Jata.

Pembukaan sekolah Muhammadiyah di Gayo Lues itu merupakan salah satu sumber pembiayaan selain iuran sumbangan simpatisan dari pengurus untuk bisa berbagi dengan fakir miskin, dan anak yatim.

“Muhammadiyah juga memberikan sumbangan kepada dua siswa SMP dan SMA Muhammadiyah selaku penghafal Alquran 10 juz,” ujarnya.

Ketua dan sekretaris berharap, sekolah Muhammadiyah bisa lebih dicintai masyarakat Gayo Lues di masa yang akan datang, tanpa ada rasa ketakutan masalah ajaran aliran-aliran yang berbeda di tengah masyarakat.

“Dalam waktu dekat, Muhammadiyah Gayo Lues juga akan membuka klinik di Blangkejeren untuk membantu masyarakat yang sakit, mohon doa dan dukungan dari masyarakat Gayo Lues,” katanya.

Saat memperigati Milad Ke-112 Muhammadiyah di Balai Musara Blangkejeren, Pj. Bupati Gayo Lues H. Jata beserta rombongan ikut dibuat kagum saat persembahan bermacam antraksi dari perguruan Tapak Suci siswa Muhammadiyah.[]