LHOKSEUMAWE – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Kota Lhokseumawe, Munir, S.Sos., M.S.M., mengatakan saat ini masih minim masyarakat yang mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP) digital atau Identitas Kependudukan Digital (IKD). Pasalnya, sebagian besar masyarakat belum memahami tentang pentingnya IKD tersebut.
Selain itu, kata Munir, Disdukcapil juga kekurangan anggaran untuk turun ke lapangan guna melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang IKD.
Munir menyebut sejauh ini baru 1.900 lebih warga yang sudah melakukan aktivasi IKD. "Ke depan kita perlu tenaga maksimal untuk bisa terjun ke lapangan agar masyarakat dapat mengaktivasi IKD, terutama sasarannya kaum milenial yang memiliki handphone berbasis android," kata Munir kepada portalsatu.com/ di ruang kerjanya, Jumat, 21 Juli 2023.
Menurut Munir, sasaran yang perlu dituju adalah SMA sederajat karena usia para siswanya sudah 16 tahun. "Itu bersamaan dengan perekaman KTP-el," ucapnya.
Disdukcapil Lhokseumawe akan memacu kegiatan "jemput bola" terkait IKD karena akan menghadapi Pemilu 2024. "Perlu diketahui bahwa manfaat IKD itu untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus segala urusan tentang dokumen kependudukan," ujar Munir.
Munir menambahkan penerapan IKD merujuk Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 tahun 2022 tentang Standar dan Spesifikasi Perangkat Keras, Perangkat Lunak, dan Blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik serta Penyelenggaraan Identitas Kependudukan Digital.[]



