LHOKSEUMAWE – Ketua Umum Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh dan Komite Peralihan Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem) bersama Ketua DPRK Aceh Utara, Arafat Ali, mengunjungi Safiah binti M. Daud (sekitar 80 tahun), ibu kandung almarhum Ismail Saputra, Juru Bicara GAM Komando Pusat.
Safiah saat ini tinggal di rumah Nurhayati (sekitar 50 tahun), janda empat anak, yang merupakan adik kandung almarhum Ismail Saputra, di Gampong Paya Dua, Kecamatan Banda Baro, Aceh Utara. Sebelumnya, Safiah tinggal di Gampong Lancang Barat, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Karena Safiah tinggal sendirian dan kondisinya sudah sangat tua, sehingga Nurhayati membawa ibunya itu ke Paya Dua untuk tinggal bersamanya.
Rumah Nurhayati berkonstruksi papan di bagian depan, dinding anyaman bambu bagian samping dan belakang, serta atap seng sudah berkarat.

Mualem bersama Arafat Ali turut didampingi Anggota DPR RI, TA. Khalid, datang ke rumah itu untuk bersilaturahmi dengan Safiah, Ahad, 23 Agustus 2020. Saat didatangi Mualem dan Arafat Ali, di depan rumah itu tampak parkir sebuah dump truck. “Kendaraan tersebut milik orang lain. Kebetulan putra pertama dari Kak Nurhayati bekerja sebagai sopir dump truck, sehingga di parkir di depan rumah itu,” ujar Arafat Ali kepada wartawan melalui telepon seluler, Ahad malam.
Arafat Ali menjelaskan, mulanya sekitar seminggu lalu ia memperoleh informasi di media sosial tentang kondisi ibu kandung almarhum Ismail Saputra dan keadaan rumah yang ditempati Safiah, yakni rumah Nurhayati.
“Setelah saya dapat info di Facebook tentang kondisi beliau (Safiah) dan kondisi rumah itu, maka sejak kemarin saya buat persiapan rencana mengunjungi beliau. Kebetulan tadi saya berjumpa dengan Mualem dan TA. Khalid yang menghadiri acara kenduri perkawinan putri dari Abu Paloh Gadeng (ulama kharismatik Aceh, di Paloh Gadeng, Kecamatan Dewantara). Saya sampaikan kepada Mualem bahwa saya akan mengunjungi ibu kandung almarhum Ismail Saputra, dan Mualem langsung merespons untuk ikut mengunjungi, sehingga kami datang bersama ke rumah tersebut,” tutur Arafat.

(Kiri-kanan: Safiah, Arafat dan Nurhayati)
Arafat menyebutkan saat silaturahmi itu pihaknya turut membawa bantuan alakadar untuk Safiah. “Dan tadi Mualem meminta saya agar ke depan setiap bulan membantu Nek Safiah. Saya langsung menyanggupi arahan Mualem itu. Insya Allah, saya akan memberikan santunan alakadar setiap bulan untuk kebutuhan sehari-hari Nek Safiah, termasuk kebutuhan berobat jalan agar beliau tetap sehat,” ujarnya.
Ketua DPRK Aceh Utara ini juga akan memperjuangkan bantuan rumah layak huni untuk Safiah.
Safiah hanya memiliki dua anak, yakni Ismail Saputra yang adalah Jubir GAM Komando Pusat, meninggal dunia pada masa konflik bersenjata berkecamuk di Aceh, dan Nurhayati, kini hidup menjanda bersama empat anaknya.

(Rumah Nurhayati tampak bagian belakang.)[](*)





