ACEH UTARA – Majelis Ulama Nanggroe Aceh (MUNA) Aceh Utara mengadakan acara peusijuek (tepung tawar) pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh terpilih Muzakir Manaf dan Fadhlullah di Kompleks Makam Sultan Malikussaleh, Gampong Beuringen, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, Selasa, 7 Januari 2025. Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Utara terpilih Ismail A. Jalil dan Tarmizi Panyang juga di-peusijuek.
Prosesi peusijuek itu dilakukan ulama kharismatik Aceh, Tgk. H. Sofyan Mahdi (Abon Arongan), Tgk. H. Abu Hasballah Keutapang, Tgk. H. Muzakir (Waled Lapang), Tgk. H. Ramli Bencut (Abati Babah Buloh), Abati Dahlan Jungka Gajah Meurah Mulia, dan sejumlah ulama lainnya. Kegiatan itu juga dihadiri Pj. Bupati Aceh Utara, Mahyuzar dan unsur Forkopimda, Ketua DPW Partai Aceh (PA) Kabupaten Aceh Utara, M. Jhony, S.H., para kader serta simpatisan PA hingga masyarakat.
Ketua DPRK Aceh Utara yang juga politisi PA, Arafat Ali, pada acara itu mengajak seluruh elemen untuk mendukung penuh pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh terpilih Mualem-Dek Fad dalam membangun Aceh ke depan.
“Kita juga sangat mengapresiasi seluruh masyarakat Aceh Utara telah menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 secara damai hingga terpilih pasangan Ismail A. Jalil- Tarmizi Panyang menjadi pemimpin Aceh Utara, dan Mualem-Dek Fad menjadi pemimpin Aceh lima tahun mendatang,” kata Arafat yang juga ketua panitia acara peusijuek pasangan terpilih itu.

[Mualem berpidato usai dipeusijuek. Foto: portalsatu/Fazil]
Gubernur Aceh terpilih, Muzakir Manaf atau Mualem dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Aceh yang sudah mempercayainya untuk memimpin Aceh ke depan hasil Pilkada 2024. Berbagai program pembangunan di Aceh akan dijalankan setelah pihaknya resmi dilantik nantinya. Salah satunya pembangunan masjid di kawasan Makam Sultan Malikussaleh sebagai ikon Aceh Utara.
“Khususnya di Aceh Utara jangan sampai ada lagi orang yang menggalang dana di tengah jalan untuk keperluan pembangunan masjid. Mohon kepada Bapak Bupati agar melihat berapa jumlah masjid di Aceh Utara yang belum selesai, dan jangan ada lagi yang galang dana di jalan. Ini kita harapkan di seluruh Aceh kalau bisa hal itu dihindari,” kata Mualem.
Menurut Mualem, pihaknya akan men-support pembangunan masjid maupun pengembangan dayah-dayah di Aceh. “Ini bagian dari visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh ke depan, dan bekerja sama dengan Bupati dan Wakil Bupati se-Aceh setelah dilantik nanti untuk kelancaran program prioritas pembangunan Aceh,” ucapnya.
Selain itu, kata Mualem, pihaknya akan mengundang para investor untuk berinvestasi sehingga berdampak positif terhadap sektor perekonomian agar ke depan Aceh lebih maju.[]





