Senin, Juli 15, 2024

Peringati Hari Bhakti Adhyaksa...

BLANGKEJEREN - Kejaksaan Negeri Kabupaten Gayo Lues kembali menggelar bakti sosial (Baksos) dan...

Kapolres Aceh Utara AKBP...

LHOKSUKON - AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., kini resmi mengemban jabatan Kapolres...

Temuan BPK Tahun 2023...

BLANGKEJERN - Badan Pemeriksa Keungan (BPK) Perwakilan Aceh menemukan kelebihan pembayaran pada anggaran...

Pj Bupati Aceh Utara...

ACEH UTARA - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menerbitkan surat keputusan (SK) tentang...
BerandaNewsMuara Sungai Tertutup,...

Muara Sungai Tertutup, Warga Ulim Menderita karena Banjir

BANDA ACEH – Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh dalam beberapa tahun terakhir sangat sering dilanda banjir. Akibatnya warga selalu merugi tiap kali banjir datang, karena lahan pertanian dan perikanan mereka ikut tergenang.

Banjir yang kerap menggenangi sejumlah desa di Ulim bukan hanya akibat kerusakan hutan, tapi juga karena kuala atau mulut muara Sungai Ulim sudah tertutup total sejak 11 tahun lalu, atau setelah diterjang tsunami 26 Desember 2004.

Akibat tertutupnya mulut muara di Desa Grong-Grong Capa ini, membuat Sungai Ulim mudah sekali meluap dan kebanjiran ketika hujan deras.

Seperti yang terjadi hari ini, Minggu (17/1/2016). Setelah diguyur hujan semalaman, banjir pun menggenangi sejumlah desa di antaranya Dayah Leubue, Masjid Ulim Baroh, Geulanggang, Meunasah Bueng, Meunasah Pupu, Nanggroe Barat, Grong-Grong Capa, Tanjong Ulim dan lainnya. Meski tak ada korban jiwa, tapi aktivitas perekonomian sebagian warga lumpuh.

Ini kali kesekian Ulim dilanda banjir. Banjir terparah pernah menerjang kecamatan dengan 30 desa ini pada awal Desember 2015. Ribuan rumah tergenang kala itu. Ratusan orang mengungsi.[] Sumber: okezone.com

Baca juga: