Senin, Juli 22, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaMUI Papua: Menara...

MUI Papua: Menara Masjid Tetap Tak akan Dibongkar

JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua menegaskan tidak akan membongkar menara Masjid Al Aqsha, Jayapura yang kini masih dalam pengerjaan.

“Menara tidak akan kita turunkan. Kita tetap akan melanjutkan pembangunan,” jelas Ketua MUI Papua Saiful Islam saat dihubungi Anadolu Agency, Selasa.

Saiful mengatakan MUI Papua sudah melakukan musyawarah dengan Bupati Jayapura, Persekutuan Gereja-gereja Papua di Kabupaten Jayapura (PGGJ), Kementerian Agama, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Hasilnya, ujar Saiful, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw membentuk tim untuk menyelesaikan polemik ini dan menyerahkan persoalan ini kepada pihak masjid.

“Kita juga menolak larangan pengeras suara dalam azan karena ini bentuk intoleransi,” kata Saiful.

Saiful menerangkan MUI berkomitmen mengaja hubungan toleransi antara umat beragama di Papua.

“MUI sudah berkomitmen tanah Papua adalah tanah damai dan tidak boleh ada konflik,” jelas Saiful.

Sebelumnya, PGGJ melarang tinggi menara masjid dan rumah ibadah agama lain melebihi gereja.

PGGJ juga mengeluarkan tuntutan kepada umat Muslim agar tidak mengarahkan pengeras suara keluar saat azan.

Selain itu, PGGJ melarang siswi di sekolah negeri menggunakan busana bernuansa agama tertentu dan pendirian mushola di ruang fasilitas publik.

Merespons hal tersebut, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berharap agar masalah ini bisa diselesaikan dengan musyawarah.

“Selesaikan dengan musyawarah. Kami mendukung penuh langkah-langkah pemuka agama, tokoh masyarakat, dan Pemda yang akan melakukan musyawarah antar mereka,” kata Menteri Lukman di Jakarta, Minggu.[]Sumber:anadolu agency

Baca juga: