LHOKSEUMAWE – Panitia Liga Eksekutif Jurnalis Pase Football Club (JPFC) V menggelar technical meeting di Open Plan Presentation (OPP) Room Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Rabu, 6 Juli 2022, malam.

Technical meeting dipandu Ketua Panitia Liga Eksekutif JPFC, Sirajul Munir, diikuti para manajer dari 10 tim peserta kejuaraan tersebut. Turut hadir Ketua Umum JPFC, Saifannur alias Rudi, Ketua Harian JPFC, Zaki Mubarak, dan mantan penggawa PSLS yang kini pengurus PSSI Lhokseumawe, Mukhlis Rasyid, sebagai koordinator lapangan liga itu.

Ketua Umum JPFC, Rudi, berharap liga eksekutif JPFC menjadi event bergengsi setiap tahun bagi instansi pemerintah, BUMN, dan perusahaan swasta di Lhokseumawe dan Aceh Utara.

“Mulai sekarang pihak instansi pemerintahan dari kedua daerah ini bisa mempersiapkan pemain terbaiknya agar bisa tampil maksimal dalam Liga Eksekutif JPFC yang akan dilaksanakan di Stadion Kompleks Perumahan PT Perta Arun Gas pada 19-24 Juli 2022,” kata Rudi.

Rudi menyebut liga eksekutif ini untuk memperkuat silaturahmi para wartawan dengan pihak instansi pemerintahan dan mitra kerja lainnya.

Koordinator Lapangan Liga Eksekutif JPFC, Mukhlis Rasyid, menjelaskan technical meeting penting dilakukan menjelang pelaksanaan pertandingan sepak bola. “Karena segala sesuatu menyangkut hal teknis di lapangan nanti perlu dibahas sejak awal dengan para manajer masing-masing tim,” ujarnya.

Dia menyebut hasil technical meeting itu disepakati bersama menyangkut regulasi umum dan khusus. “Juga peraturan atau pedoman yang dikeluarkan PSSI terkait pertandingan sepak bola. Cuma ini karena liga eksekutif ada batas usia yang ditetapkan panitia dan disepakati bersama oleh manajer tim,” tutur Mukhlis Rasyid.

Mukhlis Rasyid mengharapkan Liga Eksekutif JPFC tahun 2022 ini berjalan lancar dan sukses, tanpa insiden apapun.

Ketua Panitia Liga Eksekutif JPFC, Sirajul Munir, mengatakan regulasi umum dalam perlombaan sepak bola ini adalah setiap klub bisa memainkan maksimal tiga pemain usia 40 tahun ke atas dari luar instansi. “Dengan ketentuan masing-masing pemain harus membuktikan sesuai KTP-nya kelahiran maksimal tahun 1982,” ujarnya.

Selain itu, setiap klub juga bisa melibatkan minimal enam pemain usia 40 tahun ke atas yang masuk ke dalam Daftar Susunan Pemain (DSP).

Munir menyebut 10 tim yang siap merumput dalam liga ini adalah POP Polres Lhokseumawe FC, Kodim 0103 Aceh Utara FC, Pemkab Aceh Utara FC, Perumda Tirta Pase FC, Bank Aceh Syariah FC, Bank Syariah Indonesia (BSI) FC, Stroom FC PLN UP3 Lhokseumawe, DPRK Lhokseumawe FC, Lido Graha FC, dan tim JPFC.[](nsy)