BANDA ACEH – Menanggapi maraknya kasus perusakan Alat Peraga Kampanye (APK) akhir-akhir ini, Ketua Rakan Mualem Pusat, Muzakir, meminta pihak berwajib mengusut tuntas. Muzakir menilai kasus itu telah memprovokasi massa salah satu pendukung kandidat gubernur.
Muzakir menilai, perusakan APK yang terjadi di beberapa tempat, seperti Langkahan, Aceh Besar, dan beberapa tempat lainnya, jika tidak segera ditindaklanjuti pihak kepolisian, dikhawatirkan akan merambah ke daerah lain yang masih dianggap kondusif.
Kita mengutuk keras kasus perusakan APK di beberapa tempat, dan kita menyayangkan sampai detik ini belum ada titik temu untuk mereda kasus tersebut. Kita khawatirkan ini akan merebak lebih luas dan lebih tidak kondusif terhadap pesta demokrasi yang akan berlangsung bulan mendatang, ujar Muzakir melalui siaran pers, Selasa, 27 Desember 2016.
Menurutnya, hal ini merupakan bentuk provokasi yang sengaja diembuskan untuk memancing kerusuhan. Ia menengarai, ada keuntungan bagi pihak-pihak yang membuat teror.
Tidak ada istilah perdamaian sebelum dilakukan penyelesaian secara konkret, karena kami menduga ini adalah bentuk kesengajaan, yang merupakan bagian dari taktik kelompok yang merasa takut dengan kekalahan. Mari kita jaga perdamaian agar pilkada berjalan kondusif.”[] (*sar)


