BANDA ACEH – Ekskombatan GAM wilayah Pase, Muchtar Hanafiah atau lebih dikenal Ableh Kandang meminta masyarakat Aceh maupun pihak dinas-dinas pemerintah mewaspadai penipuan via telpon yang meminta uang, pulsa atau paket proyek. Pasalnya, kata Ableh Kandang, pelaku mencatut nama dirinya dalam menjalankan aksi penipuan tersebut.

Ableh Kandang secara tegas menyatakan ia tidak pernah meminta bantuan dalam bentuk apapun untuk keperluan pribadi maupun kebutuhan tim pemenangan Mualem. Itu sebabnya, ia mengimbau masyarakat Aceh mewaspadai penipuan yang dilakukan oknum tertentu mengatasnamakan Ableh Kandang.   

“Bila ada oknum yang meminta bantuan melalui telpon, yang menjual nama saya, tolong ditangkap,” tegas Ableh Kandang, dikutip dari pernyataan dikirim Reza Muzakir dari Rakan Mualem melalui surat elektronik, diterima portalsatu.com, Senin, 25 April 2016.

Ableh Kandang mengimbau seluruh masyarakat Aceh tidak melayani siapa pun yang meminta bantuan berupa uang, pulsa dan lainnya yang mengatasnamakan dirinya.

“Saya sampaikan sekali lagi untuk mewaspadai penipuan, jangan sampai ada oknum yang sampai memeras masyarakat. Bila ditemukan segera dilaporkan ke polisi,” tegas Ableh Kandang yang merupakan pengawal Ketua PA/KPA Pusat Muzakir Manaf atau Mualem.

Menurut dia, kemarin ada informasi yang menyebutkan dirinya meminta paket proyek di salah satu dinas di Bireuen. “Kepala dinas tersebut hampir tertipu karena oknum penipu ini mengatasnamakan saya (Ableh Kandang),” katanya.

Ableh Kandang menjelaskan, modus dimainkan pelaku dengan mengatasnamakan Ableh Kandang, meminta paket proyek, uang maupun pulsa “Ini sangat kita sayangkan, kami akan mencari pelaku penipuan itu dan diserahkan ke polisi,” ujar Ketua Pengawas Koordinator Pusat Relawan Muzakir Manaf ini.

“Sekali lagi saya imbau kepada masyarakat Aceh, bila (menemukan) oknum yang melakukan penipuan yang mengatasnamakan Ableh Kandang segera laporkan ke polisi. Saya tidak pernah meminta bantuan apapun,” pungkas Ableh Kandang.[] (rel)