Minggu, Juli 21, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaNarapidana Manfaatkan Anak...

Narapidana Manfaatkan Anak Selundupkan Ganja ke Rutan Lhoksukon

LHOKSUKON – Dua pemuda dan seorang bocah lelaki berusia 5 tahun asal Aceh Utara diamankan ke Satuan Narkoba Polres Aceh Utara. Mereka kedapatan mencoba menyelundupkan ganja kering kepada salah satu narapidana di Rutan Cabang Lhoksukon, Jumat, 18 Maret 2016 sekitar pukul 15.30 WIB.

“Ganja itu dimasukkan dalam celana bocah itu. Mereka datang untuk menjenguk Misbahuddin, 33 tahun, narapidana kasus pengeroyokan yang tak lain merupakan ayah kandung anak itu. Misbahuddin telah divonis tujuh bulan atas kasus pengeroyokan dengan masa tahanan yang telah dijalani empat bulan kurungan penjara,” kata Kepala Rutan Cabang Lhoksukon, Effendi, kepada portalsatu.com.

Effendi menyebutkan, dua pemuda yang diamankan adalah Irwandi, 24 tahun, tukang becak dan Suryadi, 18 tahun, pelajar. Keduanya berasal dari Gampong Baroeh Blang Rimueng, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara. Saat ini, mereka telah diamankan ke Polres Aceh Utara, berikut narapidana Misbahuddin.

Sementara itu, Kapolres Aceh Utara AKBP Achmadi melalui Kasat Narkoba AKP Mukhtar secara terpisah mengatakan, saat ini pihaknya sedang memeriksa Misbahuddin, Irwandi dan Suryadi. Pihaknya juga meminta keterangan dari bocah berusia 5 tahun.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kata Mukhtar, diketahui ganja seberat 12,83 gram/brutto itu dipesan Misbahuddin dari temannya di luar Rutan. Ganja itu hendak dimasukkan ke dalam Rutan melalui anaknya.

“Dua pemuda yang menjenguk Misbahuddin sudah melewati pemeriksaan petugas di Rutan. Sementara bocah itu tidak diperiksa (oleh petugas Rutan) karena dianggap masih kecil. Bahkan ayah dan anak itu sudah saling bertatap muka. Tiba-tiba petugas melihat Misbahuddin mengambil kantong kresek warna merah dari kantong celana anaknya. Saat didatangi dan diperiksa petugas, ternyata berisi ganja kering,” kata Mukhtar.

Mukhtar menambahkan, saat ini dua pemuda dan bocah lelaki itu masih dimintai keterangan. “Bocah ini jelas hanya dimanfaatkan. Terkait dua pemuda itu masih diperiksa, jadi belum diketahui apakah terlibat atau tidak dalam kasus ini. Jika tidak terlibat mereka akan dikembalikan ke keluarga dan hanya menjadi saksi dalam perkara Misbahuddin,” katanya.[](bna)

Baca juga: