LHOKSEUMAWE – Layanan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Rakyat Indonesia (BRI) di wilayah kota Lhokseumawe sempat mengalami gangguan. Sehingga sejumlah nasabah mengeluhkan kondisi tersebut lantaran tidak bisa melakukan penarikan uang, Sabtu, 13 Juli 2019, siang.

Beberapa nasabah yang hendak melakukan penarikan uang tunai terpaksa mengurungkan niatnya. Meskipun sebagian nasabah mencoba di ATM Bersama pun tidak dapat digunakan.

Salah seorang nasabah BRI, Saifulnur, mengatakan, saat dirinya hendak melakukan penarikan uang melalui ATM BRI, “Tidak bisa melakukan transaksi dan tidak dapat diakses. Kondisi ini terjadi sejak siang tadi (Sabtu) hingga sekarang (sore) masih belum bisa digunakan untuk transaksi”.

“Bahkan saya sudah mencoba ke sejumlah mesin ATM seperti ATM BRI Unit Blang Mangat, ATM di SPBU Alue Awe, ATM BRI Unit Cunda dan beberapa mesin ATM lainnya di Kota Lhokseumawe, tetap saja tidak bisa melakukan penarikan maupun transfer uang dan semuanya gangguan, walaupun sudah dicoba di ATM Bersama juga tidak bisa,” kata Saifulnur kepada portalsatu.com/, Sabtu.

Dia berharap pihak BRI segera melakukan perbaikan apabila memang sedang ada gangguan. “Kalau lama terjadi seperti ini tentu akan mengecewakan para nasabah,” ungkap Saiful.

Hal sama dikeluhkan nasabah BRI lainnya, Zulfanzar. Dia mengaku, kemarin sore (Jumat) saat melakulan penarikan uang melalui ATM juga gagal, bahkan sampai hari ini belum berhasil.

“Saya pikir bisa menggunakan ATM Bersama, tapi ternyata sama saja. Tadi (siang) pun cukup banyak nasabah BRI yang mengeluhkan kondisi tersebut, bahkan saling bertanya-tanya dengan nasabah lainnya di ruangan mesin ATM, kenapa terjadi seperti ini (gagal transaksi),” ujar Zulfanzar.

Sementara itu, Pimpinan Cabang BRI Lhokseumawe, Andi Karyatuddin, dikonfirmasi portalsatu.com/, Sabtu, 13 Juli 2019 melalui pesan WhatsApp, sekitar pukul 14.41 WIB, ia membenarkan hal tersebut.

“Benar, saat ini sedang ada gangguan jaringan info dari kantor pusat, kadang-kadang bisa, kadang-kadang gagal. Biasanya tidak lama sudah bisa lagi,” kata Andi Karyatuddin.[]