IDI – Ismail (53) nelayan asal Seunebok Baroh, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur tenggelam di laut usai lego jangkar di sekitar 41 mil perairan Kuala Bagok.

Kasatpolair  Polres Aceh Timur, Iptu Zainurrusydi mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi Junaidi, musibah itu terjadi pada Jumat, 12 Juni 2020 sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu boat KM Putra Aceh yang dinahkodai Junaidi melakukan lego jangkar di perairan Kuala Bagok untuk memancing.

Tapi, tiba-tiba cuaca memburuk di perairan tersebut, Junaidi meminta Ismail dan Bahrum untuk menarik jangkar, dan kembali berlayar keluar dari daerah cuaca buruk tersebut. Setelah sekitar satu jam berlayar, Junaidi menyadari bahwa Ismail tidak lagi berada dalam boat.

“Junaidi bersama Bahrum kemudian berusaha mencari korban, tapi hingga pukul 03.00 WIB korban tidak ditemukan. Mereka kemudian pada pukul 14.00 WIB membuat laporan dan meminta bantuan ke Satpolair Polres Aceh Timur,” ungkap Zainurrusydi.

Zainurrusydi bersama anggotanya kemudian ikut mencari korban namun sampai pukul 20.30 WIB belum membuahkan hasil. Karena cuaca di sekitar lokasi kejadian hujan, upaya pencarian dihentikan dan akan dilanjutkan, Sabtu, 13 Juni 2020 dengan melibatkan tim Search and Resque (SAR) Sabhara Polres Aceh Timur, Satpolair Polres Aceh Timur, Lanal Pos Idi dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Timur.[rilis]