BANDA ACEH – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah meminta perantau tidak pulang kampung (mudik) pada Ramadan 1441 Hijriah. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Coronavirus Disease-2019 (Covid-19) di kampung halaman.

Larangan mudik tersebut kata Nova, masih sebatas imbauan secara sederhana, tidak secara refresif, karenanya, aturan dilarang mudik di Aceh sejauh ini tidak diberlakukan secara ketat.

“Kalau diizinkan, nanti ramai-ramai mudik. Kalau dilarang, nanti yang mudik dengan keperluan tertentu tidak bisa. Sehingga pendekatannya kita imbau mudik tidak dilakukan,” kata Nova di sela-sela penyerahan bantuan sembako di Dinas Sosial Aceh, Kamis 9 April 2020.

Nova juga meminta masyarakat perantau agar memperhatikan kesehatan jika hendak mudik ke kampung halaman. “Kasian orang tua kita di kampung, kemudian kita menularkan virus. Ini sudah terjadi di Jawa Barat,” ujar Nova.

Untuk itu, kata Nova, jika memang hendak mudik dan memang mendesak untuk pulang kampung. Pihaknya mengimbau agar menggunakan transportasi yang aman saat perjalanan.

“Kalau mendesak, gunakan transportasi yang aman tidak berkumpul ramai-ramai. Gunakan masker selalu, ketika sampai di kampung langsung isolasi secara mandiri, sampai semuanya aman baru berinteraksi tapi tetap jaga jarak, kemudian selalu gunakan masker” imbaunya.

Selain itu, Nova juga meminta masyarakat untuk selalu melaksanakan instruksi pemerintah dan protokol kesehatan seperti physical distancing (jaga jarak) di pasar tradisional agar selalu terjaga dari virus corona.

“Kita selalu imbau setiap hari gunakan masker dan jaga jarak. Karena kalau kita imbau secara refresif, maka ekonomi masyarakat kita akan mati,” pungkas Nova. [**]