LHOKSEUMAWE – Kandidat calon wakil gubernur Aceh Nova Iriansyah yang berpasangan dengan calon gubernur Irwandi Yusuf mengatakan, pemilihan pemimpin secara 'halal' akan melahir pemimpin yang halal pula, karena memilih pemimpin bukan memilih penguasa.

“Memilih pemimpin dengan halal, tanpa kekerasan dan intimidasi, tentu akan lahir seorang pemimpin, bukan penguasa,” kata cagub Nova Iriansyah kepada masyarakat di Gampong Kuta Blang, Kecamatan Bandar Sakti, Kota Lhokseumawe, Sabtu, 24 Desember 2016.

Katanya, memilih pemimpin halal nantinya pasti akan melahirkan program-program yang halal juga, bebas pungli dan komisi.

“Pemimpin halal juga pasti akan melahirkan program halal, bisa menjadikan rakyat Aceh sehat secara mudah dan halal pula, menyejahterakan rakyat secara halal, tidak memotong hak anak yatim dan rumah duafa,” ujar Ketua DPD Partai Demokrat Aceh tersebut.

Soal pendidikan, kata Nova, pendidikan yang halal adalah pada pembangunan manusianya bukan pada pembangunan fisik gedung, sebab, itu harus ada kalkulasi, semisal 70 persen untuk manusianya, cukup 30% pada pembangunan fisiknya.

“Sekarang terbalik, yang didahulukan adalah gedung bukan manusianya,” lanjut Nova.

Karenanya, Nova meminta masyarakat untuk menjadikan pilkada kali ini sebagai  ajang memilih pemimpin halal, bukan memilih penguasa, sehingga diperlukan kerjasana semua elemen untukmenciptakan pemimpin berkualitas.

“Jangan takut ke tempat pemungutan suara, tidak ada ancaman dan intimidasi. Suara masyarakat Aceh adalah suara masa depan Aceh, jadi pilih sosok yang sesuai secara halal,” kata Nova Iriansyah.[]