BANDA ACEH – Menyikapi insiden yang terjadi di Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie siang tadi, Nova Iriansyah selaku calon wakil gubernur Aceh sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Aceh mengaku prihatin dan menyesalkan kejadian tersebut.

“Kita semua prihatin terhadap kejadian tersebut, terlepas atribut pihak mana yang dirusak dan siapa yang merusak,” kata Nova kepada portalsatu.com, Rabu, 2 November 2016.

Nova mengimbau semua pihak untuk menahan diri dalam menanggapi berbagai isu dan tidak bertindak sendiri-sendiri. Dalam hal ini, kata dia, ada pihak kepolisian yang bisa dipercayakan untuk menangani berbagai persoalan selaku penegak hukum dan pihak lain yang berkompeten.

“Saya mohon pihak kepolisian untuk mengidentifikasi penyebabnya, tidak hanya melihat akibat yang ditimbulkan. Kepada seluruh pendukung pasangan calon untuk tidak mudah terpancing dan terprovokasi, belum tentu penyebabnya pihak-pihak yang kita duga. Bisa saja ada pihak lain yang sengaja mengadu domba serta memprovokasi agar pilkada Aceh tidak berjalan dengan damai,” ujar Nova.

Ia mengapresiasi pihak kepolisian yang cepat tanggap dan menangani masalah ini dengan baik. Ia pun mengimbau agar media bisa bersikap profesional dan tidak memperkeruh suasana dalam memberitakan isu-isu terkait pilkada di Aceh.

“Semoga media benar-benar netral dan sejuk dalam pemberitaannya, semoga hal ini menjadi insiden yang pertama dan terakhir, dan ke depannya pilkada berlangsung dengan penuh kedamaian,” ujar Nova.[]