SIGLI – Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Tgk Chik Ditiro, Sigli, Kabupaten Pidie belum membayar jasa medis para karyawannya selama 5 bulan terhintung November 2019 hingga Maret 2020.
Direktur RSU Tgk Chik Ditiro, dr. Muhammad Yasir, kepada portalsatu.com/ membenarkan uang jasa medis belum terbayarkan sejak November 2019 lalu. Bukan tidak membayar, kata dia, tapi proses perbaikan data termasuk rekening yang membuat lambat pencairan.
“Bukan sampai bulan Maret tapi hingga bulan Februari 2020. Sedangkan untuk bulan Maret klaimnya saja belum selesai dikirim ke BPJS, bagaimana membayar,” kata Muhammad Yasir, Senin, 27 April 2020.
Saat ini, pihaknya sedang melakukan proses pembayaran jasa medis jatah November 2019. Sisanya akan diproses selanjutnya dengan penilaian kinerja terhadap karyawan terlebih dahulu agar uang jasa benar-benar dinikmati pekerja secara profesional.
“Kami harus menyeleksi data karyawan yang benar – benar bekerja memberi pelayanan dengan baik. Jika hanya banyak protes, kerja tidak ada, maka akan menjadi pertimbangan dalam pembayaran jasa,” tegas Yasir.
Rencananya pembayaran akan diselesaikan hari ini, Senin, 27 April 2020. Namun, Yasir mengaku, verifikasi data baru selesai dan besok akan diproses di bank.
“Banyak rekening yang harus disesuaikan karena ada perpindahan pegawai. Itu membuat lama. Dan kita juga akan menilai kinerja karyawan. Ini sudah selesai tinggal pencairan saja di bank, ” pungkas Muhammad Yasir.[]



