TAKENGON – Sejumlah oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh Tengah dilaporkan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Tim Saber Pungli. Belum diketahui secara detail tentang kejadian itu, termasuk identitas dan jumlah petugas yang diduga melakukan pungutan liar (pungli).
Informasi dihimpun, kejadian itu dikabarkan berlangsung Kamis malam 6 April 2017 di Pos Dishub batas kota, Simpang Paya Tumpi, Aceh Tengah, saat oknum petugas Dishub.
Untuk memeroleh informasi akurat, wartawan mencoba menyambangi kantor Dishub pada Jumat, 7 April 2017. Namun Kepada Dishub dan sekretaris dinas menurut keterangan stafnya sedang berada di luar daerah. Nomor kontak Kepala Dshub Drs. Ishak yang dihubungi juga di luar jangkauan.
Pada hari yang sama, Kabid Terminal Dishub Aceh Tengah Lutfia Kamal dihubungi wartawan menolak memberi keterangan. “Saya juga lagi ikut rapat di kantor bupati, itu ranahnya Pak Kadis,” katanya.
Terpisah, Ketua Pelaksana Harian Tim Saber Pungli Aceh Tengah Kompol Warosidi dihubungi, 7 April 2017, meminta wartawan untuk melakukan konfirmasi ke Satuan Reskrim.
Ketika disambangi ruang Satreskrem, sejumlah petugas mengatakan Kasat Reskrim sedang ada acara dengan tim dari Polda Aceh.
Upaya konfirmasi berlanjut hingga, Sabtu, 8 April 2017. Kasat Reskrim yang dihubungi belum menjawab panggilan masuk dari wartawan melalui telpon seluler.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Harian Tim Saber Pungli Aceh Tengah Kompol Warosidi yang kembali dihubungi, 8 April 2017, masih mengarahkan wartawan untuk melakukan konfirmasi kepada Kasat Reskrim. “Ke Kasat Reskrim saja ya,” katanya
Kepala Dishub Aceh Tengah Ishak dihubungi melalui selulernya mengaku ia masih berada di Banda Aceh dalam rangka mengikuti pendidikan Lembaga Administrasi Negara (LAN) selama satu bulan ke depan.
Ishak kemudian kembali meminta wartawan untuk melakukan konfirmasi kepada Kabid Terminal Lutfia Kamal guna mendapat informasi yang akurat. Ia mengaku sudah mendengar informasi adanya OTT terhadap oknum Dishub Aceh Tengah oleh Tim Saber Pungli.
“Sekilas sudah diinformasikan soal OTT itu, tapi lebih jelasnya ke Kabid saya saja di kantor,” demikian Ishak.[]




