TAKENGON — Peringatan hari jadi ke-441 Kota Takengon yang jatuh pada Sabtu, 17 Februari 2018 diawali dengan kegiatan sosial operasi bibir sumbing di RSU Datu Beru. 

Operasi bibir sumbing dimotori oleh Smile Train Banda Aceh bekerja sama dengan Pemkab Aceh Tengah.

Jumlah pasien yang dioperasi sebanyak 32 orang. 27  di antaranya berasal dari Aceh Tengah dan 5 orang berasal dari Kabupaten Bener Meriah.

“Berbagai kegiatan sosial akan dilaksanakan dalam rangka memperingati hari jadi ke-441 Kota Takengon, dan kita awali dengan operasi bibir sumbing,” kata Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar melalui siaran pers.

Menurut Shabela, para pasien yang dioperasi sudah melalui pengumpulan informasi dari seluruh Puskesmas di Kabupaten penghasil kopi Arabika tersebut.

“Penanganan warga yang menderita bibir sumbing akan terus berlanjut, untuk itu bila ada warga yang menderita bibir sumbing, diminta menghubungi Puskesmas terdekat,” kata Shabela.

Koordinator Smile Train Rahmat Maulizar mengatakan, dukungan bupati terhadap penderita bibir sumbing patut diapresiasi.

“Pak Bupati baru dilantik belum genap dua bulan, tapi sudah mengundang kami untuk bekerja sama menangani pasien bibir sumbing, ini patut diapresiasi,” kata Rahmat.

Sebagai mantan penderita bibir sumbing, Rahmat merasa terpanggil bersama Smile Train untuk menangani operasi bibir sumbing, khususnya di Aceh.

“Kita harapkan anak penderita bibir sumbing sekarang sudah bisa tersenyum, tidak ada lagi yang minder, tidak ada perbedaan dan dapat menjalani kehidupan dengan normal,” kata Rahmat.

Kunjungan bupati bertemu anak-anak yang akan menjalani operasi bibir sumbing dilakukan sebelum pelaksanaan Sidang Paripurna Istimewa DPRK Aceh Tengah dalam rangka peringatan 441 tahun Kota Takengon.

Pada kunjungan tersebut bupati tampak didampingi Ketua TP PKK Aceh Tengah, Puan Ratna serta beberapa pejabat terkait lainnya.[] (*sar)