Seorang miliarder India, Lakhsmi Narayan Mittal, merupakan miliarder tersohor di India. Pria ini tercatat mengantongi kekayaan senilai US$11,2 miliar (Rp157,1 triliun), menurut data Forbes.

Tapi tahukah kamu bahwa Mittal memulai bisnisnya di Indonesia?

Dikutip dari berbagai sumber, Selasa 29 Oktober 2019, pria yang akrab dipanggil dengan Lakhsmi Mittal ini lahir di Sadulpur, Rajasthan, India.

Pada 1960, keluarga Mittal pindah ke Calcutta. Di sana ayahnya membangun pabrik baja. Mittal bekerja di sana sembari kuliah jurusan sains di St. Xavier College.

Setelah lulus pada 1970, dia bekerja di pabrik. Kemudian, Mittal pindah ke Indonesia dan tinggal selama 10 tahun untuk membangun pabrik baja pertamanya, PT Ispat Indo di Waru, Jawa Timur.

Bisnis Baja Berkembang

Dari sinilah, bisnis Mittal berkembang. Pemilik bisnis Mittal Steel Company NV ini menjadi pengusaha sukses dengan membeli pabrik-pabrik baja yang merugi. Dengan tangan dinginnya, pabrik-pabrik itu jadi sukses. Mittal juga tercatat memegang aset baja di Afrika Selatan, Polandia, Indonesia, dan Kazakhstan.

Kini, Mittal menjadi orang terkaya dunia ke-91 menurut Forbes.

Orang yang berjulukan King of Steel sempat terlibat skandal politik “ Garbagegate” dengan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair. Dalam skandal ini, Mittal menyumbang 2 juta poundsterling (Rp36,04 miliar). Sumbangan ini membuat Blair memutuskan kebijakan yang menguntungkannya dalam sebuah transaksi bisnis.[]Sumber:dream