LHOKSEUMAWE – Bangunan Pasar Sayur dan Kios di Dusun Kuta Kareung, Gampong Meunasah Mesjid, Cunda, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, sudah direhabilitasi setelah bagian atapnya dijarah. Namun, setelah direhabilitasi pada tahun 2018, bangunan pasar itu sampai saat ini belum difungsikan Pemkot Lhokseumawe melalui dinas terkait.
Pantauan portalsatu.com/, Selasa, 29 Oktober 2019, halaman bangunan pasar itu tampak dipenuhi rumput liar yang tumbuh di celah-celah paving block. Dua bangunan pasar beratap spandek galvalum warna merah maron itu memiliki 44 pintu kios warna hitam. Puluhan pintu kios tersebut tertutup rapat.
Informasi diperoleh, mulanya bangunan pasar itu dibangun dengan Dana Otsus tahun 2012 senilai Rp2 miliar lebih. Nama paket itu “Pembangunan Pasar Ikan, Sayur dan Pelelangan Ikan Mns. Mesjid Cunda (Otsus Lhokseumawe)”. Lantaran terbengkalai akibat tidak difungsikan setelah dibangun, atap bangunan pasar tersebut akhirnya “babak belur”. Selain bagian atap “digunduli”, berbagai material lainnya dilaporkan ikut “dijarah”. (Baca: Pasar Sayur yang Masih “Babak Belur”)
Pemerintah kemudian merehabilitasi bangunan pasar tersebut dengan APBA tahun 2018. Akan tetapi, sampai sekarang belum tampak tanda-tanda pasar sayur dan kios itu akan difungsikan.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Kota Lhokseumawe, Ramli, membenarkan bangunan pasar itu sudah direhabilitasi dengan dana APBA 2018. “Sarana itu sudah lama dibangun, tapi sama-sama kita lihat waktu itu sebagiannya sempat rusak akibat dijarah. Setelah kondisinya rusak sehingga pada tahun 2018 diperbaiki kembali dan kini sudah layak digunakan,” kata Ramli menjawab para wartawan, di ruang kerjanya, Selasa, 29 Oktober 2019,
Ramli menyebutkan, “Sekarang menjadi tugas kita untuk memfungsikan pasar itu, direncanakan dalam tahun ini. Intinya sekarang sudah lumayan bagus, dan kita terus berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya bagaimana perkembangan selanjutnya untuk membuat masyarakat bisa tertarik”.
Menurut Ramli, saat ini belum tersedia fasilitas listrik di lokasi pasar tersebut. Namun, kata dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan PLN terkait kebutuhan tersebut. “Jika difungsikan nantinya diutamakan bagi pedagang yang ada di Pasar Cunda saat ini. Jadi, yang akan menempati lapak di Pasar Sayur dan Kios tersebut otomatis pedagang wilayah setempat,” ujarnya.[]



