TAKENGON – Dua orang tak dikenal alias OTK berhasil membawa kabur dompet berisikan uang tunai Rp 15 juta milih Nurhayati, sekitar pukul 10: 30 WIB tadi, Rabu, 22 Juni 2016.
Korban merupakan penjual pakaian perempuan dan anak di Desa Bukit, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah. Ia menceritakan, saat dua tamu tak diundang itu hadir, posisi dompet yang juga berisi surat-surat berharga itu diletakkan di salah satu rak kaca yang di dalamnya tersusun pakaian anak-anak.
“Pelaku menyuruh saya ambil baju-baju lain yang menarik di dalam kamar saya. Lantas saya bilang nggak ada lagi barangnya sudah habis, lalu dua pelaku itu sempat coba-coba yang ada di rak kaca tepat di mana dompet saya tarok, mungkin mereka lihat isi dompet banyak lalu diambi,l” kata Nurhayati kepada portalsatu.com di sela-sela memberi keterangan kepada polisi.
Setelah mengambil dompet katanya, dua pelaku itu langsung pamit jalan dengan lagak santai menuju ke arah kota.
Nurhanyati mengaku, keberadaan dompet telah berpindah tangan diketahui saat ia melihat dompetnya sudah hilang.
Sebelumnya kata Nurhanyati, gelagat dua pelaku itu telah mencurigakan dari permintaan jenis pakaian. Lagipun katanya, ia hanya menjual pakaian perempuan dan anak-anak. Saat musibah itu terjadi, ia juga sempat melayani satu pelanggan yang sudah menjadi langganannya, sementara suaminya tidak berada di toko.
Sementara itu, suami korban, Adaman Idris, 35 tahun, mengatakan, ia mengetahui musibah tersebut setelah mendapat laporan dari istrinya.
Menurut cerita isterinya kata Adaman Idris, pelaku sebelumnya diprediksi berniat lain. Hal itu dapat dibuktikan dari permintaan dua pelaku untuk meminta isterinya mengambil barang baru di kamar.
“Cuma karena sudah dapat uang di dompet, makanya lari terus pelakunya. Lagipun ada satu orang pelanggan saya saat itu. Kalau tidak mungkin entah apa yang sudah terjadi,” katanya pasrah.
Informasi dihimpun, sebelum merapat ke toko milik Nurhayati, dua pelaku itu juga sempat menyambangi sejumlah toko pakaian yang berdempetan dengan toko milik Nurhanyati.
“Dua pelaku itu juga sempat ke toko-toko sebelah,” kata salah seorang petugas polisi di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Di TKP terlihat sejumlah warga berkerumun ingin menyaksikan dari jarak dekat. Sejumlah petugas polisi juga terlihat tengah melakukan olah TKP.[](ihn)




