SIGLI — Peneriman Alokasi Dana Desa (ADD) Kabupaten Pidie tahun ini turun Rp44 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Turunnya pagu anggaran yang bersumber dari APBN berdampak pada berkurangnya penerimaan setiap gampong.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Kabupaten Pidie, Jufrizal, Rabu, 21 Februari 2018 mengatakan, Kabupaten Pidie, tahun ini mendapat pagu nasional ADD sebesar Rp498 miliar. Tahun lalu sebesar Rp542 miliar, terjadi penurunan sebesar Rp 44 miliar.
“Kita terjadi penurunan Alokasi Dana Desa untuk tahun ini sekitar Rp44 miliar jika dibandingkan pagu tahun lalu dan tahun ini. Tentunya setiap gampong terjadi pengurangan juga, kecuali beberapa yang masuk dalam gampong tertinggal,” terangnya.
Secara nasional pagu Dana Desa bersumber dari APBN tidak terjadi penurunan angkanya Rp60 Triliun. Namun setelah dilakukan pendataan Kementerian Desa (Kemendes) terjadi penambahan desa baru di Indonesia wilayah timur.
“Penambahan desa itulah yang berdampak berkurangnya penerimaan seluruh Kabupaten termasuk Pidie,” imbuh Jufrizal
Meski pagu sudah ada, namun hingga saat ini dana program gampong belum belum masuk dari pemerintah ke kas daerah dikarenakan proses Qanun APBK Pidie tahun 2018 masih dalam proses evaluasi Pemerintah Aceh.
“Pemerintah kabupaten akan mengalokasikan dana sharing minimal 10 persen dari APBK untuk membayar gaji aparatur gampong,” katanya.[]



