Senin, Juli 22, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaPangdam IM Nasehati...

Pangdam IM Nasehati 170 Utusan PT PIM dan PT PLN

BANDA ACEH – Pangdam IM, L Rudy Polandi, memberikan pengarahan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan kepada 170 Siswa Siswi Wasbang dan Bela Negara utusan PT PIM dan PT PLN di Aula Rindam Iskandar Muda, Jumat (09/09/2016).

Dalam kesempatan tersebut di depan para siswa yang mengikuti pembekalan tersebut, Pangdam mengupas tentang makna dari Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara.

Dalam siaran pers Pedam IM, Pangdam mengatakan, bahwa Wawasan kebangsaan memiliki peran yang vital untuk mewujudkan keutuhan bangsa yang sudah mulai memudar dalam hal rasa cinta tanah air dan penghargaan terhadap bangsa dan Negara.

Pudarnya rasa nasionalisme ini diakibatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat kita akan wawasan kebangsaan semakin minim. Terlebih lagi dalam kondisi saat ini, dimana banyak masyarakat Indonesia, terutama generasi muda yang sudah tidak paham lagi tentang pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, akibatnya timbul berbagai permasalahan kebangsaan di negeri ini.

Seperti yang terjadi belakangan ini, tawuran antar pelajar, pengrusakan sarana umum di jalanan, pelajar yang mengeroyok pekerja pers, pemboman di rumah ibadah, perselisihan antar kelompok masyarakat, antar golongan, antar agama, dan antar etnis, dan banyak lagi permasalahan bangsa ini yang tidak mampu sadar dengan sendirinya.

Selain materi Wawasan Kebangsaan, Pangdam juga memberikan materi Bela Negara sebagai modal dasar para generasi muda untuk membantu menjaga keutuhan wilayah  NKRI suatu saat nanti bila Negara membutuhkan. Sebagai landasan hukum yang mengatur tentang Bela Negara yaitu tercantum dalam UUD 1945 Bab X Pasal 27 Ayat (3) yang berbunyi bahwa setiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya Bela Negara.

Semua komponen masyarakat harus bertanggung jawab dalam melakukan  pemasyarakatan wawasan kebangsaan dengan cara sendiri yaitu misalnya melalui media massa (cetak maupun elektronik) dan pemberian pendidikan wawasan kebangsaan (lokakarya, seminar, dan lainnya). Dan diharapkan tidak saja aplikasi yang dialogis saja tetapi harus dapat dilaksanakan dengan praktek yang sebenarnya sehingga para generasi dapat memahami dan mengerti apa yang harus dilakukan,” tegas Pangdam.[]

Baca juga: