BANDA ACEH – TNI akan membackup penuh pengamanan dalam Pilkada ini sesuai permintaan dan kebutuhan Polda Aceh. Kodam IM juga tidak akan menambah kekuatan Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari luar daerah.

Hal itu disampaikan Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Tatang Sulaiman, saat menghadiri apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja Rencong 2017, dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah tahun 2017 mendatang, di Lapangan Mapolda Aceh, Banda Aceh, Rabu, 26 Oktober 2016 pagi.

Pangdam mengatakan untuk membantu Polda Aceh, Kodam IM cukup mengandalkan Satuan Tempur (Satpur) dan Bantuan Tempur (Banpur) yang ada di jajaran Kodam Iskandar Muda. Namun yang diutamakan adalah Satuan Komando Wilayah (Satkowil) yakni Korem dan Kodim.

“Yang pasti, kita TNI, sudah menyusun kesiapan pasukan yang ada di wilayah, yakni di 20 wilayah yang melaksanakan Pilkada,” kata Pangdam.

Pangdam berharap dengan adanya kerjasama TNI/Polri dan unsur pemerintah, tidak ada lagi gangguan seperti intimidasi kepada masyarakat, sehingga masyarakat nyaman dan tidak merasa takut untuk memilih pemimpinnya.

Apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja Rencong 2017 itu, diikuti dari pasukan TNI, Polri, Sat Pol PP, Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran dan Tim Medis dari Dinas Kesehatan, Basarnas serta Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI).[]