LHOKSEUMAWE – Sebanyak 20 orang panitia pendaftaran calon anggota polisi di Polres Lhokseumawe mengikuti sumpah untuk bekerja profesional dalam tugasnya. Pengambilan sumpah ini dilakukan langsung oleh Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman, yang berlangsung di Aula Mapolres setempat, Kamis, 30 Maret 2017.
Ke 20 orang panitia tersebut terdiri dari internal Polri, Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kemenag, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe.
Selama ini santer terdengar dari masyarakat, setiap perekrutan anggota kepolisian dan CPNS dianggap ada kecurangan. Jadi untuk mengantisipasi hal-hal seperti itu, para panitia kita (ambil) sumpah. Harapan besar kita proses pendaftaran tahap awal ini bisa berlangsung bersih sesuai semboyan Clean and Clear (Bersih dan Tuntas), kata Hendri.
Selain itu, kata Hendri, untuk tahun ini pihak kepolisian mulai dari tingkat tertinggi sampai ke tingkat terbawah, berkomitmen untuk memproses rekruitmen seprofesional mungkin dan bersih dari aksi kecurangan.
Kita ingin Polres ini jadi barometer pada intansi lainnya, bahwa kita benar-benar menghilangkan budaya seperti itu. Saya berharap panitia tidak berikan janji atau iming, tapi berikan motivasi dan tidak ada yang mengawal calon Polri nantinya, apabila itu terjadi akan diskualifikasi, kata Hendri.
Penerimaan calon Tamtama, Bintara, dan Akpol sudah dibuka secara online untuk seluruh Indonesia sejak 14 Maret 2017 hingga 15 April 2017. Sedangkan untuk proses verifikasi persyaratan dapat dilakukan di Mapolres di seluruh Indonesia.[]


