SIGLI – Lima puluhan peserta dari berbagai unsur di Kabupaten Pidie mengikuti sosialisasi tatap muka dengan pengambil kebijakan dan masyarakat, sebagai persiapan pengawasan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati tahun 2017.
Kegiatan yang diprakarsai Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh, digelar Selasa, 17 Januari 2017 di Hotel Grand Blang Asan, Sigli Kabupaten Pidie tersebut menghadirkan tiga pemateri. Yakni dari pemerintah kabupaten, kepolisian dan Panwaslih.
Dari pemerintah hadir Kabag Hukum Setretariat Daerah Kabupaten (Sekdakab) Ramli, S.H, dari kepolisian dipaparkan oleh Kasat intelkam Polres Pidie. Sedang dari Panwaslih Aceh Absen hadir, sehingga digantikan komisioner Panwaslih Pidie Bidang Organisasi, Fuadi.
Adapun peserta terdiri dari imum mukim, geuchik, ormas, LSM, tokoh perempuan, mahasiswa dari berbagai lembaga pendidikan.
Kepada peserta secara bergantian pemateri memberikan pemahaman keterlibatan masyarakat untuk mmenyukseskan pesta demokrasi memilih pemimpin, baik gubernur dan bupati, termasuk di bidang pengawasan.
Menurut Fuadi, seyogyanya pemateri langsung dari Panwaslih Aceh, namun secara mendadak, komisioner Panwaslih Aceh harus menghadiri rapat Bawaslu di Bali. Ini merupakan program dari Panwaslih Aceh dan salah satu pematerinya dari sana, akan tetapi mendadak ada rapat Bawaslu, mereka tidak bisa hadir kemari, katanya.[]


