BANDA ACEH – Parade budaya dari seluruh nusantara ikut memeriahkan pembukaan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SMA dan SMK tahun 2018 yang berlangsung di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Senin, 27 Agustus 2018.
Parade budaya tersebut diperagakan oleh ratusan siswa yang merupakan peserta FLS2N dari 34 provinsi. Mereka tampil dengan pakaian adatnya masing-masing yang terlihat berwarna-warni.
Acara dimulai dengan parade yang menampilkan model dengan busana meriah khas Aceh, selanjutnya para peserta masing-masing Provinsi dari seluruh Indonesia secara bergantian masuk ke arena pembukaan.
Setelah itu, mereka disambut dengan tarian Peumulia Jamee (memuliakan tamu), shalawat badar, dan terakhir ditutup dengan tarian kreasi Aceh yang menggabungkan antara tari Seudati, Saman, dan tari Ratoh Jaroe.
Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, Hamid Muhammad memuji pembukaan FLS2N di Aceh sebagai yang terbaik. “Pembukaannya sangat bagus, dan saya lihat ini sangat meriah. Mungkin menjadi salah satu pembukaan yang terbaik selama ini,” ujar Hamid Muhammad usai pembukaan FLS2N.
Terkait pelaksanaan FLS2N, Hamid mengatakan, ajang ini menjadi salah satu kegiatan pendidikan yang tidak hanya mengembangkan estetika siswa dalam berseni melainkan juga mampu mendorong sikap kreatif siswa sehingga dapat memperkuat karakter mereka. “Kita menginginkan anak-anak kita mampu merawat dan melestarikan seni dan budaya Indonesia yang kaya,” ujarnya.
FLS2N yang berlangsung di Banda Aceh dibuka oleh Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Sebelum memukul gendang rapai sebagai tanda dibukanya FLS2N di Aceh, Nova mengatakan bahwa ajang ini menjadi kesempatan para siswa untuk belajar menjadi generasi yang unggul. Hal ini sesuai pula dengan visi pemerintah Aceh dalam mencerdaskan anak bangsa.
“Saya yakin penyelenggaraan FLS2N ini memberi ruang untuk mengembangkan bakat dan kreativitas siswa,” katanya.[](*/adv)



