JAKARTA – Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto mengkritik pemerintah Jokowi. Prabowo menyebut, Indonesia berpotensi menjadi negara miskin jika tidak dikelola dengan baik dan benar.

Dalam pidatonya saat acara diskusi buku Paradoks Indonesia, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl. Jenderal Sudirman, 1 September 2018, Prabowo menyoroti berbagai masalah. Mulai dari perekonomian rakyat, utang Indonesia, hingga sikap pemerintah terhadap suara rakyat dalam berdemokrasi.

Soal ekonomi rakyat, Prabowo mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara yang sangat kaya, tapi bertolak belakang dengan kehidupan masyarakatnya yang puluhan juta hidup di bawah garis kemiskinan.

Soal utang negara, Prabowo menilai pemerintah telah menambah utang Rp1 triliun setap hari. Kemudian soal kebebasan berpendapat, Prabowo menilai adanya pemberangusan kebebasan berpendapat. Hal ini terjadi terkait pembubaran sejumlah aksi #2019GantiPresiden.

“Sekarang ada emak-emak mau deklarasi diusir, diusuir dari negaranya sendiri, dia mau datang ke kota negaranya, dia diusir, ini apakah republik ini yang kita cita-citakan, apakah republik semacam ini yang dicita-citakan pendiri bangsa, apakah republik semacam yang diperjuangkan puluhan ribu mereka yang gugur dalam perang kemerdekaan dan membela kedaulatan bangsa Indonesia, apakah republik ini yang kita inginkan,” kata Prabowo.

Lihat cuplikan pidato Prabowo yang menjadi pembicara kunci dalam dikusi buku Paradoks Indonesia, yang diunggah akun 'Channel 7' di Youtube di sini.[] Sumber: inilah.com/Fadhly Zikry