BLANGKEJEREN – ‘Genderang perang’ Pilkada 2024 mulai ditabuhkan di setiap pelosok desa Kabupaten Gayo Lues. Bermacam model baliho dan spanduk Suhaidi-Maliki sudah terpampang. Mulai dari baliho di persimpangan jalan hingga promosi stiker di kaca-kaca mobil.
Suhaidi, S.Pd., M.Si., dan H. Maliki, S.E., M.AP., merupakan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gayo Lues tahun 2024 nomor urut 2 yang diusung gabungan partai politik. Yakni, Partai Nasdem, PKS, PKB, Gerindra, PDIP, Demokrat, PBB, PNA, PA, Partai Buruh, PSI, PAS Aceh, dan PSI.
Jika melirik ke belakang, pasangan Suhaidi dan Maliki merupakan sosok yang sudah berpengalaman. Suhaidi sendiri sebelum mencalonkan diri merupakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gayo Lues. Ia rela meninggalkan jabatanya dan mundur dari Pegawai Negeri Sipil lantaran Gayo Lues saat ini butuh pemimpin energik, bisa melobi ke provinsi dan pemerintah pusat. Dia dikenal pintar, gagah, berwibawa, dan didukung penuh abang kandungnya H. Irmawan, Anggota DPR RI.
Sedangkan H. Maliki merupakan mantan Kepala Dinas Pengairan Kabupaten Gayo Lues yang sudah pensiun. Ia terpilih menjadi anggota DPRK Gayo Lues periode 2024-2029 dari Partai Nasdem. Ia rela mengundurkan diri dari anggota DPRK dan meninggalkan jabatannya demi mendampingi Suhaidi maju di Pilkada 2024.
“Kami rela meninggalkan jabatan kami demi masyarakat Gayo Lues. Karena kami ingin Kabupaten Gayo Lues di masa mendatang bisa lebih maju, berdaya saing dan setara dengan kabupaten lainya yang ada di Indonesia,” kata Suhaidi didampingi Maliki, Kamis, 26 September 2024.
Suhaidi berpikir, saat ini tak ada cara lain selain melobi sebanyak-banyaknya anggaran dari provinsi dan pusat. Hanya dengan menawarkan program ke provinsi dan pusat, masyarakat Gayo Lues bisa terbantu di segala bidang.
Sementara anggaran Kabupaten Gayo Lues saat ini hanya sedikit dibandingkan dengan daerah lain. Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga sangat minim. Jika berpangku tagan dengan anggaran yang ada, sangat mustahil bisa memajukan dan menyejahterakan warga Gayo Lues.
“Anggaran di provinsi dan pusat sangat banyak, tetapi jika tidak ada yang menjemputnya (melobi), sangat mustahil bisa diberikan untuk Gayo Lues. Untuk itu, jika pasangan Suhaidi-Maliki terpilih pada Pilkada 2024, itu akan menjadi prioritas kami,” katanya.
Saat ini, dukungan dari masyarakat Gayo Lues terus mengalir ‘membanjiri’ pasangan Suhaidi-Maliki, dengan slogan BerSAMA. Banyak tokoh menyatakan siap mendukung pasangan yang rela dan ikhlas meninggalkan jabatannya itu untuk ‘bertaruh perang’ merebut kursi Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues.
“Kami pasangan Suhaidi-Maliki meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Gayo Lues, karena hanya dengan bersama kita bisa membawa Kabupaten Gayo Lues ke arah yang lebih baik,” ujarnya.[]





