BLANGKEJEREN – Pasien positif Covid-19 di Kabupaten Gayo Lues sejak awal pandemi hingga akhir Oktober 2020 mencapai 184 orang. Pasien positif itu berasal dari beberapa kecamatan yang hingga hari ini masih ada yang dirawat di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK), dan Ruang Isolasi Rumah Sakit Umum Muhammad Ali Kasim (RSU MAK).
Purnama Abadi, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Gayo Lues, Senin 2 November 2020, mengatakan berdasarkan data sejak awal tahun 2020 hingga 31 Oktober, jumlah kasus positif Covif-19 mencapai 184, delapan orang di antaranya meninggal dunia, dan puluhan lainnya masih dalam perawatan.
“Dari jumlah 184 orang yang positif Covid-19, 108 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh, dan 68 pasien masih dalam perawatan, itupun 11 orang dirawat di Balai Latihan Kerja (BLK), empat orang dirawat di Rumah Sakit Muhammad Ali Kasim (RSU MAK), sisanya isolasi mandiri di rumah masing-masing,” katanya.
Berdasarkan data dihimpun tim Gugus Tugas dan Dinas Kesehatan, pasien Covid-19 yang meninggal dunia berasal dari Kecamatan Blangjeranggo 2 orang, Kecamatan Blangkejeren 4 orang, Putri Betung 1 orang, dan Kecamatan Terangun 1orang.
“Jumlah OTG Kabupaten Gayo Lues mencapai 666 orang sejak awal pandemi Covid-19 sampai 31 Oktober kemarin. Dari jumlah itu, 7 orang di antaranya positif Covid-19, itu sudah termasuk ke dalam total 184 orang yang dinyatakan positif tadi,” jelasnya.
Masyarakat Gayo Lues, kata Kadis Kesehatan, harus tetap waspada dan berhati-hati terhadap penyebaran dan penularan Covid-19. Sebab, virus itu tidak terlihat dan bisa menular kepada siapa saja. Untuk menghindarinya, memakai masker dan mencuci tangan adalah solusi yang paling baik.[]


