BerandaBerita AcehPasien Rujuk Dari PKM Pining Tanpa Ambulance Meninggal Dunia Dalam Perjalanan, Pimpinan...

Pasien Rujuk Dari PKM Pining Tanpa Ambulance Meninggal Dunia Dalam Perjalanan, Pimpinan Dewan Berang

Populer

BLANGKEJEREN – Pasien Puskesmas (PKM) Kecamatan Pining meninggal dunia dalam perjalanan saat hendak di rujuk ke Rumah Sakit Umum Muhammad Ali Kasim (RSU MAK), pasien yang dirujuk itu tidak menggunakan Ambulance Puskesmas Kecamaatan Pining, melainkan menggunakan mobil jenis L 300.

Zainal Abidin warga Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Selasa malam 27 Februari 2024 pukul 20:59 WiB memposting berita duka cita itu ke grub WhatsApp Pegiat P4GN Gayo Lues, dalam postinganya memohon perhatian kepada Kepala Dinas Kesehatan Gayo Lues.

“Innalilahi wa Inna ilaihi Raji’un. Sore ini terjadi warga Kp Pertik karena sakit harus dirujuk ke RS MAK karena ketiadaan ambulans di Puskesmas Pining terpaksa berangkat dengan L300 namun di Perjalanan Pasien meninggal dunia An timah inen Rabumah, Jika ada kepala Dinas kesehatan di grop ini kami mohon perhatiannya untuk Pining,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gayo Lues Riadussalihin, mengatakan mobil Ambulance untuk Puskesmas Kecamatan Pining ada Dua, yang Satu baru diantar Dua Minggu lalu ke Dinas Kesehatan lantaran mengalami kerusakan berat.

“Kemudian mobil Ambulance yang Satunya juga rusak, dan baru dimasukan Kepala Puskesmas ke Bengkel, mungkin dalam Minggu ini sudah selesai diperbaiki. Memang kebanyakan mobil Ambulance kita sudah tua dan sangat banyak biaya perbaikanya, bahkan sudah tidak sesuai lagi dengan anggaran yang ada,” katanya melalui sambungan Telpon WhatsApp.

Solusi kedepan kata Kadiskes, Dua unit mobil Ambulance Uring, Kecamatan Pining akan di alihkan Satu unit ke Puskesmas Kecamatan Pining.

“Tadi sudah saya perintahkan agar besok pagi Satu unit mobil Ambulance Uring dibawa ke Pining,” ujarnya.

Mengenai pasien rujuk meninggal dunia lantaran tidak ada ambulance, Riadussalihin mengatakan berdasarkan laporan dari Kepala Puskesmas Kecamatan Pining, pasien itu sudah lebih dari Satu Minggu mengalami sakit, dan saat tiba di Puskesmas Pining kondisinya sudah sangat lemah, sehingga dirujuk ke RSU MAK tanpa ambulance lantaran mobil Ambulance sedang rusak.

Saah satu pimpinan Dewan Gayo Lues H. Ibnu Hasim, mengatakan dirinya sangat prihatin terhadap pelayanan kesehatan Pemkab Gayo Lues, akibat Ambulance tidak stanbay ditempat menyebabkan korban naik mobil L 300 hingga meninggal dunia dalam perjalanan rujuk ke Rumah Sakit.

“Kita sangat prihatin terhadap pelayanan kesehatan di Gayo Lues, karena sarana kesehatan berupa Ambulance tidak stanbay ditempat, berakibat terjadi korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSU MAK,” katanya.[]

3 KOMENTAR

  1. Meninggal dunia itu Sunatullah dan pasti dialami manusia tapi kapan dan di mana itu rahasia Allah. Manusia meninggal bukan karena sakit tapi rezki yang diberi oleh Allah sudah habis, seandainya ada sebutir gandum yang belum ia makan maka Allah belum mencabut nyawanya. Namun kita tetap berikhtiar. Jadi dalih betang, kesal oya nge bese skenario ari Tuhen.

  2. Meninggal dunia itu Sunatullah dan pasti dialami manusia tapi kapan dan di mana itu rahasia Allah. Manusia meninggal bukan karena sakit tapi rezki yang diberi oleh Allah sudah habis, seandainya ada sebutir gandum yang belum ia makan maka Allah belum mencabut nyawanya. Namun kita tetap berikhtiar. Jadi dalih betang, kesal oya nge bese skenario ari Tuhen.

  3. Meninggal dunia itu Sunatullah dan pasti dialami manusia tapi kapan dan di mana itu rahasia Allah. Manusia meninggal bukan karena sakit tapi rezki yang diberi oleh Allah sudah habis, seandainya ada sebutir gandum yang belum ia makan maka Allah belum mencabut nyawanya. Namun kita tetap berikhtiar. Jadi dalih betang, kesal oya nge bese skenario ari Tuhen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya