26.8 C
Banda Aceh
Minggu, Oktober 17, 2021

Pekerja Mesin Pembangkit Milik PT SBA Minta Pendampingan Koalisi NGO HAM Aceh, Mengapa?

BANDA ACEH – Sejumlah pekerja pada mesin Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) milik PT Solusi Bangun Andalas (SBA) di Lhoknga mendatangi Kantor Koalisi NGO HAM Aceh, Senin, 4 Oktober 2021. Mereka melaporkan tindakan PT BEST sebagai pihak ketiga penyedia jasa pengelolaan mesin PLTU untuk PT SBA terkait hak 52 pekerja, diduga akan dihapuskan walau sudah memiliki sertifikat level 3 dan 4 untuk pengelolaan mesin PLTU PT SBA Lhoknga.

Perwakilan 52 pekerja, Devrian, menyampaikan tujuan mereka mengadukan kasusnya ke Koalisi NGO HAM Aceh sebagai bentuk upaya mencari keadilan dan memperjuangkan hak-hak para pekerja.

“Dan kami 52 orang ini adalah putra lokal Aceh yang sengaja dipekerjakan bersama 15 orang tenaga kerja asing untuk dapat menyerap ilmu dan keahlian dalam menjalankan mesin PLTU milik PT SBA. Yang kita sayangkan ketika kontraktor penyedia berpindah tangan ke PT BEST malah membuka rekrutment baru tanpa mempertimbangkan kemampuan dan sertifikat yang kami miliki. Disinilah kami sedih dan bertanya dalam hati, apakah negara tidak dapat memberikan perlindungan tehadap kemampuan kami putra daerah. Apakah pekerjaan dan pengetahuan baru diakui hanya milik orang Jakarta sana,” ujarnya.

Menurut Devrian, semua upaya telah pihaknya tempuh mulai dari tingkat mukim sampai DPRA. Bahkan, DPRA telah menerbitkan rekomendasi agar pihak perusahaan melakukan tindakan yaitu “pada saat pengalihan/rekrutmen ketenagakerjaan tanpa adanya syarat apapun yang harus dipenuhi oleh semua karyawan PT LNET sebanyak 52 karyawan”. Artinya, bentuk pengalihan pekerja yang seharusnya dilaksanakan pihak perusahaan.

Namun, kata Devrian, PT BEST sebagai pihak pengganti PT LNET untuk melanjutkan kontrak kerja dengan PT SBA mengabaikan rekomendasi tersebut. “Sehingga harapan kami Koalisi NGO HAM Aceh sebagai sebuah lembaga swadaya masyarakat yang tidak perlu diragukan lagi eksistensinya dapat menyelesaikan persoalan yang kami laporkan tersebut,” tuturnya.

Direktur Koalisi NGO HAM Aceh, Zulfikar Muhammad, menyambut baik kedatangan perwakilan karyawan PT LNET tersebut. “Hari ini kami terima laporan, kami analisa terlebih dahulu berdasarkan ketentuan-ketentuan yang berlaku. Intinya kami akan tetap melakukan yang terbaik jika adanya kesenjangan akibat kewenangan yang dimiliki pihak perusahaan tersebut yang dapat melahirkan kesewenang-wenangan terhadap hak-hak para pekerja,” ujarnya.

Zulfikar menyebut langkah-langkah hukum juga akan pihaknya persiapkan sembari melakukan kajian hukum terhadap permasalahan tersebut. Namun sebelum langkah-langkah tersebut pihaknya selesaikan berdasarkan mekanisme hukum yang ada, juga meminta DPRA dapat menunjukkan eksistensinya dan mengambil tindakan yang diperlukan terhadap pengabaian rekomendasi yang diterbitkan tersebut.

“Begitu pula pihak Gubernur Aceh sebagai eksekutif agar tidak hanya duduk santai melihat permasalahan yang terjadi. Perlu adanya tindakan nyata yang harus dilakukan sehingga hak-hak para pekerja tersebut dapat tercapai sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Zulfikar Muhammad.[](ril)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Terbaru

Aceh Hari Ini: Abdullah Syafii Lahir

17 Oktober 1955, Abdullah Syafii lahir di Gampong Seunebok Rawa, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen....

Alhamdulillah, Kafilah Subulussalam Juara Umum MQK Tingkat Provinsi Aceh

SUBULUSSALAM - Kafilah Kota Subulussalam berhasil meraih juara umum pada event Musabaqoh Qiraatil Kutub...

Ini Respons Kuasa Hukum Dinas PUPR Soal Gugatan Rekanan Gedung Kesenian Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Dinas PUPR Lhokseumawe belum memberikan penjelasan soal belum dibayarnya sisa pekerjaan 25...

Babak Kualifikasi Musabaqah Qiraatil Kutub II Aceh Tuntas

BANDA ACEH – Babak kualifikasi Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK)-II Aceh yang digelar di Kompleks...

Kemal Attaturk Dinilai Tidak Pantas Dijadikan Nama Jalan di Indonesia

BANDA ACEH – Rencana pemerintah menabalkan nama tokoh sekuler Turki Kemal Attaturk sebagai nama...

Aceh Hari Ini: Rakyat Aceh Rebut Perusahaan Numora Jepang

Pada 16 Oktober 1945, perusahaan perkebunan Jepang, Numora yang mengelola sembilan perkebunan besar di...

Rekanan Pembangunan Gedung Kesenian Lhokseumawe Tahap II Gugat Dinas PUPR ke Pengadilan

LHOKSEUMAWE - Wakil Direktur III CV Muhillis & Co., Rustam (58), melalui kuasa hukumnya,...

Aceh dan Sumut Bersiap Helat PON 2024

PAPUA – Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, diwakili Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, bersama Gubernur Sumatera...

Pengacara Warga Krueng Luas Minta Polisi Tetapkan Bupati Aceh Selatan Sebagai Tersangka

BANDA ACEH - Muhammd Reza Maulana, S.H., kuasa hukum atau pengacara Jasman HR., warga...

Jabatan Keuchik Gampong Paya Bilie Lhokseumawe Lowong

LHOKSEUMAWE - Jabatan Keuchik Gampong Paya Bilie, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, lowong. Pasalnya,...

‘Kasus Tanggul Cunda-Meuraksa Mangkrak Bisa Mencoreng Institusi Kejaksaan’

LHOKSEUMAWE – Pemerhati hukum, Muji Al-Furqan, S.H., turut menyoroti Kejaksaan Negeri Lhokseumawe yang hingga...

Aceh Hari Ini: Ulama Aceh Mengeluarkan Maklumat Perang Sabil

Pada 15 Oktober 1945, ulama Aceh menggelar muzakarah  membahas upaya-upaya mengakhiri kekuasaan Jepang, dan...

Program TMMD Selesai, Walkot Bintang Resmikan Jalan Tembus Darussalam-Singkohor

  SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E meresmikan pemakaian jalan tembus...

Kasus Korupsi di Dinas Syari’at Islam Gayo Lues Dilimpahkan ke PN Tipikor Banda Aceh

BLANGKEJEREN - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Gayo Lues telah melimpahkan berkas perkara...

Begini Kondisi Terkini Wastafel Disdik Provinsi di SMA/SMK Aceh Utara dan Lhokseumawe

ACEH UTARA – Pengadaan ratusan wastafel dan sumur bor oleh Dinas Pendidikan Provinsi Aceh...

Harga Kopi Gayo Naik Lagi, Ini Daftar Terbaru

BLANGKEJEREN - Harga gabah kopi gayo di Kabupaten Gayo Lues kembali mengalami lonjakan. Harga...

Kasus Tanggul Cunda-Meuraksa: ‘Tugas Kejari Menegakkan Hukum, Bukan Bicara Untung-Rugi’

LHOKSEUMAWE – LSM Gerakan Transparansi dan Keadilan (GerTaK) kembali mempertanyakan perkembangan kasus dugaan korupsi...

Aceh Hari Ini: Show of Force Pejuang Aceh Melawan Jepang

Usai salat hajat dan salat Jumat di Masjid Raya Baiturrahman, Residen Aceh Teuku Nyak...

UAS Resmikan Pesantren Darul Affani, Ziarah ke Oboh, Hadiri Peringatan Satu Dekade PMDR

SUBULUSSALAM - Ustadz Abdul Somad (UAS) meresmikan Pondok Pesantren Darul Affani Desa Harapan Baru,...

‘PLTU Lhoknga tak Beroperasi, PT SBA Berpotensi Rugikan Keuangan Negara 15 Miliar/Hari’

BANDA ACEH - Direktur Koalisi NGO HAM Aceh, Zulfikar Muhammad, menemukan data baru terkait...
Butuh CCTV, dapatkan di ACEH CCTV. ALAMAT: Jln Tgk Batee Timoh lr Peutua II, Gampong (Desa) Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh. Kode Pos 23114. TLP/WA : 0822.7700.0202 (MUSRIADI FAHMI). Taqiyya Cake and Bakery, Tersedia: Brownies, Bolu pandan, Bolpis, Bolu minyak, Bolu Sungkish, Ade, Donat, Serikaya, Raudhatul Jannah (082269952496), Perum Gratama Residence No 5 Mibo Lhoong Raya Banda Aceh. Kunjungi Showroom Honda Arista. Jl. Mr. Teuku Moh. Hasan No.100, Lamcot, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh 23242. Hubungi: No Tlp/WA : 082236870608 (Amirul Ikhsan). Kunjungi Usaha Cahaya Meurasa/ Kue Kacang Alamat: Perumahan Cinta Kasih, Gampong (Desa) Neuheun, Kec. Masjid Raya, Aceh Besar. Tersedia Kue Malinda/Kacang dan Nastar. Hubungi TLP/WA: 085277438393 (Nurjannah) - Bimbel Metuah, Almt: Jl. Seroja No. 5, Ie Masen Kayee Adang, Ulee Kareng, Banda Aceh. HP/WA: 0823 6363 2969 (Ola). Instagram: @bimbelmetuah @metuah_privat