SIGLI – Sejumlah pelamar kerja di Pidie yang membutuhkan Surat Kesehatan Jiwa dari Rumah Sakit Umum Tgk. Chik Ditiro (RSUTCD) Sigli merasa kecewa karena dokter spesialis kejiwaan tidak mau mengeluarkan surat keterangan dengan alasan tidak berwenang.
Malahayati, salah seorang warga Kota Sigli, Pidie, mengaku dirinya bersama sejumlah teman yang sama-sama melamar sebagai calon anggota Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Pidie, tidak memperoleh surat keterangan tidak sakit jiwa dari RSUTCD Sigli. Padahal, mereka sangat butuh surat keterangan sebagai salah satu persyaratan melamar kerja.
"Kami butuh surat keterangan kesehatan jiwa yang dikeluarkan dokter pemerintah. Namun ketika kami datang ke RSUTCD Sigli, Rabu, 31 Mei 2023 lalu, dokter menolak mengeluarkan surat tersebut dengan alasan belum kompeten," kata Malahayati kepada portalsatu.com/, Jumat, 2 Juni 2023.
Menurut Mala, jika RSUTCD tidak bisa mengeluarkan surat keterangan tersebut, pihaknya harus ke RSU Jiwa Banda Aceh, hanya untuk memperoleh surat keterangan kesehatan jiwa sebagai salah satu syarat mendaftar menjadi calon anggota Panwaslih.
Menanggapi keluhan warga yang mengurus surat keterangan kesehatan jiwa, Direktur RSUTCD Sigli, drg. Mohd. Riza Faisal, MARS., Jumat, 2 Juni 2023 membenarkan pihaknya tidak bisa melayani warga yang butuh surat keterangan kejiwaan karena tidak ada tenaga medis yang berkompetensi untuk menangani hal tersebut.
"Benar, kita belum ada tenaga dokter yang mengantongi sertifikat Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI). Sehingga tidak berwenang mengeluarkan surat kesehatan jiwa," ujar Faisal.
Memang, lanjut Faisal, sebelumnya saat bacaleg melakukan pemeriksaan jiwa, ada tenaga dokter yang didatangkan dari luar, sehingga bisa dilakukan proses surat yang ditandatangani dokter bersangkutan.
Namun, saat ini tenaga dokter tersebut sudah kembali ke tempat asal tugasnya.
Untuk saat ini, para warga yang butuh pemeriksaan dan perlu surat keterangan kesehatan jiwa dianjurkan ke RS Jiwa Banda Aceh. "Untuk dapat surat keterangan kesehatan jiwa, mereka harus ke Banda Aceh, karena di sana, para dokter sudah bersertifikat MMPI," pungkas Faisal.[](Zamahsari)




