Minggu, Juni 23, 2024

Jelang Pilkada Subulussalam, Fajri...

SUBULUSSALAM - Komunikasi elit partai politik jelang Pilkada Subulussalam mulai terlihat intens. Terbaru,...

Jemaah Haji Aceh Dipulangkan...

BANDA ACEH – Jemaah Haji Debarkasi Aceh (BTJ) akan dipulangkan dari Arab Saudi...

Kapolsek Baru Bongkar Sabu...

LHOKSEUMAWE - Kapolsek Dewantara Ipda Fadhulillah bersama anggotanya berhasil menangkap pemuda berinisial MM...

Pilkada Subulussalam: Resmi Daftar...

SUBULUSSALAM - Bakal Calon Wali Kota Subulussalam, Fajri Munthe menyerahkan berkas pendaftaran sebagai...
BerandaBerita PidieDi Pidie, Belasan...

Di Pidie, Belasan Agen Chip dan Togel Dibekuk Polisi

SIGLI – Polisi dari Satuan Reskrim Polres Pidie membekuk 14 tersangka kasus judi (maisir). Dari 14 tersangka, 13 di antaranya agen chip dan satu orang agen toto gelap (togel). Mereka diancam Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Hal itu dikatakan Kapolres Pidie, AKBP Imam Asfali, S.IK., didampingi Wakapolres, Kompol Misyanto, S.E., Kasat Reskrim, Iptu Rangga Setyadi, S.IK., saat konferensi pers, Jumat, 2 Juni 2023, di Mapolres Pidie.

Menurut Kapolres, penangkapan para agen chip dan togel merupakan tindak lanjut keluhan masyarakat yang diungkapkan dalam acara “Jumat Curhat” yang digelar Polres Pidie beserta jajaran sepekan sekali.
Dalam setiap kegiatan para tokoh masyarakat hampir di seluruh kecamatan meminta polisi untuk memberantas judi online terutama chip higgs domino yang semakin meresahkan masyarakat.

“Berawal masukan masyarakat itu, kita langsung menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan hingga berhasil mengungkap 12 kasus dengan pelaku 13 orang. Satu kasus di antaranya agen togel (buntut),” kata Kapolres sambil memperlihatkan para tersangka yang berhasil diamankan.

Adapun pengungkapan 13 kasus dengan 14 tersangka dilakukan polisi dengan rincian pada Januari hingga April 2023 tiga kasus dan ditangkap empat agen chip. Sedangkan Mei hingga awal Juni, polisi kembali mengungkap 10 kasus dan mengamankan 10 tersangka, sembilan agen chip dan satu agen buntut.

“Dari tangan pelaku petugas berhasil menyita 15 HP dengan berbagai merek yang berisi chip 236 billion dan uang tunai Rp4,6 juta. Semua barang bukti diamankan Satreskrim guna proses hukum,” ujar Kapolres.

Mereka yang ditangkap berinisial MH (21), TS (17), keduanya warga Glumpang Tiga, HF (26), warga Kecamatan Peukan Baro, IF (27), warga Kecamatan Tangse, dan UM (36), warga Kecamatan Mutiara.

Berikutnya, BT (54), warga Sakti, IR (22), warga Simpang Tiga, JD (35), warga Pidie, SR (23), warga Padang Tiji, MK (28), warga Mutiara Timur, ND (31), warga Peukan Baro, FH (26), warga Pidie, ZI (53), dan ZN (53), warga Mutiara.

Menurut Kapolres, para tersangka akan disangkakan dengan Pasal 18 Jo 19 Jo 20 Qanun Aceh Nomor 06 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat. Uqubat ta’zir cambuk paling banyak 45 kali atau denda 450 gram emas murni atau kurungan paling lama 45 bulan.[](Zamahsari)

Baca juga: