SIGLI — Bupati Pidie Roni Ahmad pagi tadi meletakkan batu pertama pembangunan meunasah Gampông Ulee Cue, Kemukiman Keulibeut, Kecamatan Pidie, Senin, 18 September 2017.
Bupati yang dikenal dengan sebutan Abusyik itu mengajak masyarakat untuk menjadikan meunasah sebagai tempat ibadah dan musyawarah. Ia berharap pembangunan meunasah ini bisa menambah kecintaan masyarakat kepada Allah dan wadah silaturrahmi sesama.
“Meunasah nyoe tempat beribadah. Bek lhueh na meunasah urueng sembahyang hana, (surau ini tempat beribadah. Jangan setelah dibangun surau tidak ada orang beribadah)” kata Abusyik mengingatkan.
Sementara itu, Pj Camat Pidie, Miswar, meminta kepada Geuchik Gampông Ulee Cue untuk memacu pekerjaan pembangunan meunasah yang dibangun dengan sumber dana APBG. Hal itu mengingat anggaran yang digunakan APBG 2017 dan masa waktu hanya tersisa tiga bulan lagi.
“Saya mengingatkan kepada geuchik dan aparatur gampông lainnya untuk memacu pembangunan yang harus terealisasi sesuai anggaran dan waktu serta transparan terhadap masyarakat,” pinta Camat Pidie.
Prosesi peletakan batu pertama dilakukan Bupati setelah peusijuek (tepung tawar) oleh tokoh agama, Tgk. M Daud. Turut hadir pada acara tersebut Ketua MPU Pidie Tgk. M. Natsir, Muspika Pidie, para tokoh agama serta masyarakat setempat.[]


