BANDA ACEH – Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengajak DPRA periode 2019-2024 yang baru dikukuhkan untuk menyelesaikan seluruh Qanun Aceh turunan UUPA. Selain itu, melakukan pengawalan terhadap seluruh turunan UUPA yang sudah ditetapkan.
“Pada saat yang sama, kami juga ingin bisa bersama-sama dengan DPR Aceh dalam memastikan implementasi seluruh butir-butir yang ada di dalam MoU Helsinki,” kata Nova Iriansyah dalam sambutannya setelah 81 anggota DPRA masa bakti 2019-2024 mengucap sumpah/janji dalam rapat paripurna istimewa di gedung dewan setempat, Senin, 30 September 2019.
Nova menjelaskan, pembangunan Aceh pascatsunami bergantung pada Dana Otonomi Khusus. Dalam UUPA diatur, Dana Otsus ini akan berakhir tahun 2027. Oleh karena itu, eksekutif dan legislatif Aceh diharapkan bersatu padu memperkuat barisan dalam memperjuangkan perpanjangan dua persen DAU tanpa batas waktu kepada pemerintah pusat untuk Provinsi Aceh.
“Tentu saja ini suatu pekerjaan besar. Namun, kami percaya bahwa perjuangan tersebut tidak mustahil untuk terwujudkan, apalagi jika ditambah dengan dukungan besar seluruh rakyat Aceh,” ujar Nova.
Menurut Nova, Propinsi Aceh berhadapan dengan sejumlah tantangan di masa yang akan datang. Di antaranya, mengatasi dampak bencana, baik bencana alam maupun dalam bentuk kerawanan sosial. Selain itu, menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran, juga peningkatan sektor kesehatan ibu dan anak, serta kualitas pendidikan, khususnya tingkat dasar dan menengah.
“Kami menyadari semua tantangan itu, dan telah menuangkan sejumlah strategi untuk mengatasinya di dalam Qanun RPJMA 2017-2022. Kami merangkum berbagai strategi itu dalam bentuk visi dan misi, serta menyusun tema arah kebijakan setiap tahun, mulai tahun 2018 sampai 2022, yang dijabarkan dalam program dan kegiatan SKPA,” tutur Nova.
Nova mengajak DPR Aceh untuk terus bersinergis mendukung penyelenggaraan Pemerintahan Aceh secara transparan dan akuntabel, termasuk dengan selalu menempatkan anggaran berorientasi kepada pemberantasan kemiskinan, perluasan lapangan kerja, peningkatan pertumbuhan perekonomian, dan pelestarian alam dan lingkungan.
“Oleh sebab itu, kami mengajak DPR Aceh untuk memberikan dukungan dalam mengimplementasikan visi dan misi Pemerintah Aceh jangka menengah yang sudah dituangkan dalam RPJM Aceh Tahun 2017-2022,” ujar Nova.[]adv



