SIGLI – Untuk proyek pembangunan kantor bupati, Pemerintah Kabupaten Pidie menggelontorkan anngaran mencapai Rp 50 miliar.

Pembangunan akan dikerjakan secara bertahap. Tahun 2017 ini dianggarkan Rp 15 miliar sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) dan proyeknya sudah ditender.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pidie, Amiruddin, SE, M.Si, kepada portalsatu.com, Jumat, 16 Juni 2017 mengatakan, berdasarkan perencanaan yang dirancang Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), pembangunan kantor Sekretariat Daerah menghabiskan anggaran hampir Rp 50 M. Prosesnya dikerjakan bertahap.

“Berdasarkan perhitungan Bappeda, pembangunan kantor Setdakab membutuhkan anggaran kisaran Rp 50 M. Kali ini kita laksanakan dulu tahap pertama pembangunannya dengan plot anggaran Rp15 M,” terang Amir yang menjelaskan, proses tender sudah dilaksanakan dan siap untuk dikerjakan.

Menurut dia, pembangunan kantor bupati sudah layak dibangun kembali mengingat kondisi bangunan yang sudah lama juga sudah jauh ketinggalan jika dibandingkan dengan perkantoran lain.

“Menurut anda wajar tidak bangunan kantor bupati dipertahankan seperti ini? Jika kita lihat kantor bupati di daerah lain bangunannya kita sudah sangat jauh tertinggal,” kata Amir dengan nada tanya.

Untuk sementara, lanjut Sekda, ruang yang kena proyek akan dialihkan ke bangunan lain seperti bangunan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), Diklat, gedung bekas Badan Pusat Statistik. Hal itu dilakukan agar proses layanan masyakarakat tidak terganggu.[]