LHOKSEUMAWE – Pemerintah Aceh berharap Keputusan Presiden (Keppres) tentang Dewan Kawasan Ekonomi Khusus Arun, Lhokseumawe, segera turun agar dapat ditindaklanjuti dengan langkah atau kebijakan selanjutnya tentang KEK tersebut.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Izin Satu Pintu Provinsi Aceh, Ir. Iskandar, M.Sc., menjawab portalsatu.com lewat telepon seluler, Selasa, 22 Agustus 2017, sore, mengatakan, ia mendapat informasi bahwa Sekretaris Kabinet (Seskab) RI Pramonong Anung sudah menyerahkan draf Keppres tentang Dewan KEK Arun tersebut kepada Menko Perekonomian Darmin Nasution untuk diparaf.

Keterangan tersebut disampaikan staf Seskab kepada Iskandar saat rapat koordinasi pemantauan kemajuan (progress) KEK Arun, Lhokseumawe, termasuk membahas dukungan infrastruktur di luar kawasan KEK. Rapat koordinasi itu berlangsung di Jakarta, hari ini. Setelah draf Keppres itu diparaf Menko Perekonomian, selanjutkan akan disampaikan kepada Presiden Jokowi untuk ditandatangani.

“Kita harapkan dalam dua minggu ini Keppres tentang Dewan KEK Arun, Lhokseumawe, itu sudah turun (kita terima),” ujar Iskandar. 

Iskandar menyebutkan, setelah Keppres tersebut diterima, pihaknya akan menggelar konferensi pers untuk menyampaikan tentang langkah-langkah yang akan diambil tahap selanjutnya menyangkut KEK Arun.

Informasi diperoleh portalsatu.com, Ketua Dewan KEK Arun nantinya dijabat oleh Gubernur Aceh. Sedangkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Izin Satu Pintu Provinsi Aceh akan menjadi Sekretaris Dewan KEK Arun.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengatakan, Pemerintah Aceh sedang menunggu Keppres tentang Dewan KEK Arun, Lhokseumawe. “Realisasi KEK, progress-nya sesuai dengan jadwal. Kita masih menunggu SK Presiden tentang Pengurus KEK (Keppres tentang Dewan KEK Arun, red). (Draf itu) udah saya ajukan ke Jakarta,” ujar Irwandi menjawab portalsatu.com usai kegiatan memperingati Hari Keluarga Nasional ke-42 Tingkat Provinsi Aceh di Lapangan Jenderal Sudirman, Lhokseumawe, Selasa, 22 Agustus 2017.

Menurut Irwandi, sejauh ini ada sejumlah calon investor yang menyatakan tertarik untuk berinvestasi dalam pengembangan KEK Arun nantinya. “(Calon) investornya ada beberapa yang udah waiting. Kenapa waiting? Karena kepanitiaan KEK ini belum selesai. Ada sekitar empat (calon investor), tapi jangan minta nama, lupa saya,” ujar Irwandi. (Baca: Ini Kata Gubernur Irwandi Soal Progres KEK Arun)[](idg)