TAPAKTUAN – Setelah gagal membangun pusat olahraga Tapaktuan Sport Center (TSC) pada 2015 lalu akibat tidak terealisasinya anggaran yang bersumber dari APBN, Pemkab Aceh Selatan terus berupaya melobi Pemerintah Pusat agar rencana tersebut bisa diwujudkan.

Sebagai langkah awal untuk meyakinkan Pusat dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga, Pemkab Aceh Selatan telah mengucurkan anggaran dari sumber Otonomi Khusus tahun 2017 sebesar Rp 2,5 miliar untuk pembangunan TSC.

“Sebagai langkah awal kita terlebih dulu membangun beberapa lapangan pendukung pada tahun 2017 ini sumber Otsus sebesar Rp 2,5 miliar. Beberapa lapangan pendukung TSC tersebut yakni lapangan futsal, basket, volly ball dan bulu tangkis,” kata Kepala Bidang Olah Raga pada Dinas Kepemudaan dan Olah Raga Aceh Selatan, Muhammad Nawir, kepada wartawan di Tapaktuan, Senin, 13 Maret 2017.

Menurutnya, jika program pembangunan Tapaktuan Sport Centar benar-benar terealisasi, pihaknya memastikan bahwa beberapa lapangan pendukung yang akan dibangun tersebut tidak perlu harus dirobohkan melainkan tetap bisa dipakai karena pembangunannya include dalam rancangan pembanguann TSC.

“Sebab dalam pembangunan lapangan pendukung ini, kita menyesuaikan dengan gambar desain TSC yang telah dirancang sehingga lapangan tersebut secara otomatis nantinya akan include dalam TSC. Sehingga jika sumber anggaran APBN benar-benar terealisasi ke nantinya maka bisa langsung dibangun gedung TSC sedangkan beberapa lapangan sudah terlebih dulu ada,” papar Muhammad Nawir.

Dalam kesempatan itu, Nawir menampik tudingan pihak tertentu yang menyebutkan program pembangunan TSC senilai Rp 26 miliar tersebut merupakan program “cet langet” Bupati Aceh Selatan H.T. Sama Indra. Dia mengaku bahwa program tersebut merupakan program skala prioritas pemkab setempat yang rencananya akan direalisasikan pada tahun 2015 lalu.

Namun, lanjut Nawir, ketika anggaran sumber APBN hendak dicairkan ke Aceh Selatan secara tiba-tiba dialihkan ke pos anggaran lain oleh pihak Kementerian Pemuda dan Olah Raga karena bersifat lebih mendesak.

Meskipun demikian, Muhammad Nawir memastikan bahwa Bupati Aceh Selatan HT Sama Indra belum menyerahkan dan terus berupaya melobi anggaran sumber APBN tersebut ke pihak – pihak terkait di Jakarta.

“Informasi terakhir kami terima, ploting anggaran kembali ada sinyal akan dicairkan ke Aceh Selatan dalam waktu dekat ini. Artinya bahwa kita semua masih menaruh harapan besar kepada pemerintah pusat agar benar-benar mencairkan anggaran yang memang telah di plotkan untuk pembangunan TSC Aceh Selatan tersebut. Untuk mewujudkan ini pun, Bupati HT Sama Indra tidak tinggal diam terus melakukan lobi-lobi ke pusat,” katanya.[]