LHOKSUKON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara akan mengupayakan penurunan level Covid-19 dari level 3 ke level 2, agar masyarakat bisa beraktivitas dan perekonomian bisa tumbuh.
Penegasan itu disampaikan Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib, saat menghadiri acara vaksinasi massal yang dilakukan Pemkab Aceh Utara bersama Polres Aceh Utara dan PT Pema Global Energi (PGE), Rabu, 1 September 2021 di eks Civis Mision Clinik (CMC), depan Cluster-1, Kecamatan Syamtalira Aron.
“Paling penting sekarang adalah bagaimana caranya untuk menurunkan level status Covid-19 di Aceh Utara. Ini harus turun dari level 3, makanya saya sampaikan bahwa mari masyarakat ikut vaksinasi. Kalau ini kita turunkan maka masyarakat kita bisa beraktivitas dengan baik, dan ekonomi kita akan bangkit kembali,” kata Cek Mad.
Meski demikian, Cek Mad mengatakan, pihaknya juga tidak bisa memaksa masyarakat untuk vaksinasi. Tapi agar keadaan bisa normal kembali diperlukan kerja sama dan partisipasi yang baik dari masyarakat.
Sementara itu terkait vaksinasi bagi pejabat di Pemkab Aceh Utara, Cek Mad mengataan belum mengetahui jumlah pastinya karena belum melakukan pengecekan. Akan diadakan Rapat Pimpinan (Rapim) untuk mempertegas hal tersebut.
Ditanya berapa anggaran yang disediakan untuk penanganan Covid-19 di Aceh Utara pada 2021, Cek Mad menolak menjawab “Itu anggaran bukan urusan saya. Yang jelas negara kita lagi sakit tentang anggaran, jangan berbicara anggaran. Sekarang bicara vaksin untuk masyarakat demi Aceh Utara yang lebih baik ke depan,” ujarnya.
Acara vaksinasi massal yang juga dilakukan pemberian Bantuan Sosial (Bansos) untuk masyarakat di lingkungan perusahaan dan sekitarnya itu turut dihadiri Dandim 0103 Aceh Utara Letkol Arm Oke Kistiyanto, Kapolres Aceh Utara AKBP Riza Faisal, Ketua MPU Aceh Utara Tgk H Abdul Manan, Kabag Humas Pemkab Aceh Utara Hamdani. Sementara dari pihak PT PGE hadir Field Manager Agung Widyantoro dan Eksternal Relation Coordinator, Agus Salim.[]




