BLANGKEJEREN – Rencana pengecatan rumah masyarakat miskin penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) itu disampaikan Bupati Gayo Lues, H. Muhammad Amru, dalam sidang paripurna di DPRK Negeri Seribu Bukit tersebut, Kamis, 28 November 2019.

“Selama ini ada penyimpangan, ada masyarakat mampu yang menerima bantuan, ke depan rumah penerima bantuan PKH akan kita tandai dengan cat, jadi jika ada orang kaya yang dapat dan rumahnya kita cat mereka akan malu, ini pun jika disetujui dewan,” ujar Amru.

Amru memaparkan, tingkat kemiskinan di Gayo Lues saat ini mengalami penurunan 1,27 persen, yaitu 21,97 persen tahun 2017, menjadi 20,70 persen tahun 2018. Padahal target yang tertera dalam RPJM hanya 1,1 persen.

“Jika dilihat dari target, kita telah mampu menurunkan angka kemiskinan 820 jiwa, posisi ini memang masih rendah, karena daerah lain juga melakukan hal yang sama, melakukan upaya menurunkan angka kemiskinan seperti kita,” ungkapnya.[Win Porang]