SIGLI – Hari ini tim pendataan korban gempa di Kabupaten Pidie mulai melakukan pendataan kerusakan bangunan di 17 kecamatan yang terimbas ekses gempa Rabu, 7 Desember 2016 pekan silam.

Sebelum melakukan pendataan di lapangan, tim menggelar rapat koordinasi pada Senin malam, 12 Desember 2016 di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie.

Rapat yang dipimpin langsung Plt Bupati Pidie, Munawar A. Djalil juga dihadiri Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Ramparingle.

Dalam rapat tersebut Bupati meminta pendataan dilakukan sesegera mungkin. “Saya minta Selasa ,13 Desember 2016, pukul 16:00 wib sudah ada data,” tegas Munawar dalam rapat yang dihadiri SKPK dan para Muspika di daerah imbas bencana gempa.

Data yang dikumpulkan kata Bupati, harus benar – benar valid dan dapat dipertan?ungjawabkan, sehingga bantuan pembangunan rumah nantinya tepat sasaran.

Sementara Kepala BPBD Pidie, Apriadi mengatakan, tim pendataan melibatkan Muspika (Camat, Kapolsek, Danramil) setempat. Hal itu dilakukan untuk menghindari persoalan di lapangan termasuk menghindari data palsu.

“Muspika kita libatkan dalam pendataan di lapangan, agar datanya benar – benar riil sesuai tingkat kerusakan,” kata Apriadi.[]