BANDA ACEH – Ketua Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Provinsi Aceh, Iswadi, M. Pd  mendesak Pemko Banda Aceh untuk segera menegerikan kampus Politeknik Aceh. Pemko juga diminta membentuk tim ahli dan tim kerja yang kredibel dan independen guna bekerja untuk seluruh proses penegerian Politeknik Aceh.

Mantan Dekan III FKIP Universitas Serambi Mekkah ini mengatakan, Politeknik Aceh merupakan politeknik termuda di Provinsi Aceh saat ini. Dibangun setelah musibah tsunami, rencana pembangunan sejak tahun 2005. Pemerintah Aceh bekerja sama dengan USAID, CHF International dan Chevron Corporation mendirikan politeknik ini.

“Politeknik ini memiliki taraf internasional di mana pengembangan sistem dilakukan oleh Swiss Contact sehingga perguruan tinggi tersebut sudah layak untuk dinegerikan,” katanya melalui siaran pers, Jumat, 25 Maret 2016.

Oleh karena itu, dia meminta  PemkoBanda Aceh untuk segera mengurus proses penegerian Politeknik Aceh. Penegerian Politeknik Aceh  juga merupakan keinginan masyarakat. Hal itu tidak lain hanya untuk meningkatkan mutu pendidikan di Aceh, yang selama ini juga telah diperjuangkan oleh mahasiswa dan masyarakat.

“Kami atas nama akademisi dan masyarakat Banda Aceh sangat mengharapkan kepada wali kota agar penegerian Politeknik Aceh  yang merupakan kampus kebanggaan masyarakat  kota Banda Aceh dapat dilaksanakan segera,” katanya.[](ihn)