SUBULUSSALAM – Pemerintah Kota Subulussalam melalui Dinas Sosial dalam waktu dekat ini menyalurkan bantuan 10.000 paket sembako kepada warga yang terkena dampak coronavirus disease Covid-19.

Bantuan paket sembako senilai Rp200.000 itu  meliputi beras, minyak goreng, mie instan, gula dan sarden. Bantuan diantar langsung ke rumah-rumah masyarakat penerima bantuan sosial dampak virus corona SARS CoV-2.

Kini sejumlah barang -barang kebutuhan pokok tersebut seperti mie instan dan ikan sarden telah tiba di gedung serbaguna kompleks pendopo Wali Kota Subulussalam. Sementara beras dan minyak goreng dalam tahap pendistribusian dari Medan menuju Subulussalam. 

Sembako yang masuk ke gudang tersebut langsung dilakukan disemprot disinfektan, selanjutnya disusun rapi dalam gudang dan dijaga dua petugas pemgamanan.

"Sebagian dari paket sembako tersebut sudah masuk ke gudang, sampai dengan siang ini adalah mie instan dan sarden. Adapun beras dan migor masih tahap distribusi dari Medan ke Subulussalam," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdako Subulussalam, M. Amrin Cibro, S. Sos., M.M., kepada portalsatu.com/, Sabtu 4 April 2020 malam.

Ia menyebutkan, data penerima bantuan sosial tersebut saat ini sedang dihimpun Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kota Subulussalam melalui Divisi Kemanusiaan, Pemulihan dan Layanan Dasar.

Tim Gugus juga telah menerima data penerima bantuan sembako dari tiga kecamatan yakni Rundeng, Penanggalan dan Sultan Daulat. Sementara dua kecamatan lainnya Simpang Kiri dan Longkib masih dalam proses finalisasi sebelum diserahkan ke Dinas Sosial Kota Subulussalam.

“Jika data penerima telah lengkap, penyaluran paket sembako ini akan segera dilaksanakan, sesuai dengan arahan dan petunnuk pimpinan,” ungkap Amrin Cibro.

Paket sembako tersebut untuk membantu masyarakat yang terdampak virus corona, khususnya golongan ekonomi lemah. Mereka tidak bisa beraktivitas di luar rumah, karena mengikuti intruksi pemerintah stay at home (berdiam diri di rumah) untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Dalam hal ini, masyarakat kalangan bawah yang biasa bekerja serabutan atau harian sangat merasakan dampak ini. Karena itu Pemko memberikan bantuan kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ucap Amrin Cibro.[]