TAPAKTUAN – Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Aceh Selatan menggelar pelatihan pembibitan tanaman hortikultura di Desa Kampung Baro, Kecamatan Pasie Raja selama dua hari Sabtu dan Minggu, 14-15 Januari 2017.

Kegiatan yang dibuka Kapolsek Pasie Raja Ipda Sutardi ini diikuti puluhan pemuda desa setempat serta pengurus organisasi kepemudaan (OKP) yang bernaung di bawah KNPI Aceh Selatan. Turut hadir pada acara pembukaan antara lain Danramil dan anggota Babinsa, staf kantor camat dan perangkat desa setempat.

Ketua KNPI Aceh Selatan Siska Elviadi Rajo Evi mengatakan, kegiatan tersebut digelar bertujuan untuk memberdayakan para pemuda agar bisa membentuk satu usaha mandiri dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada di sekitar kampung masing-masing.

“Program ini merupakan bagian dari amanah yang telah dirumuskan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus DPD II KNPI Aceh Selatan yang harus segera dijalankan. Kami wajib melakukan pemberdayaan atau peningkatan kapasitas pemuda melalui pelatihan-pelatihan dan pendidikan,” kata Rajo Evi.

Menurutnya, pada tahun 2016 lalu KNPI Aceh Selatan telah mengirimkan sebanyak 21 orang pemuda dan pemudi yang berasal dari beberapa kecamatan se-Aceh Selatan untuk mengikuti pelatihan dan pendidikan keterampilan usaha mandiri di Banda Aceh.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga telah membentuk usaha mandiri binaan KNPI Aceh Selatan di 11 kecamatan dari target 18 kecamatan yang ada di daerah tersebut.

“Ke depannya kami juga telah memprogramkan kegiatan pendampingan terhadap seluruh pemuda melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan skill sehingga bisa terbentuk usaha mandiri di seluruh kecamatan dalam Kabupaten Aceh Selatan,” ujarnya.

Sebab, kata Rajo Evi, dalam menghadapi perkembangan dunia usaha yang semakin ketat dan kompetitif sekarang ini terutama dengan telah mulai diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), maka para pemuda harus mampu mandiri secara ekonomi agar mampu bersaing dengan para pelaku usaha dalam negeri maupun luar negeri.

“Dengan persaingan dunia usaha semakin ketat sekarang ini maka para pemuda Aceh Selatan harus mampu menjadi agen perubahan (agen of change) bagi masyarakat luas. Pemuda juga harus mampu menjadi pelopor perubahan bangsa,” tegasnya.

Tidak hanya itu, lanjutnya, di awal tahun 2017 ini KNPI Aceh Selatan juga telah memprogramkan serangkaian kegiatan lainnya dalam rangka pemberdayaan kreativitas dan peningkatan potensi para pemuda.

Yakni selain menggelar pelatihan jurnalistik untuk para pemuda yang berlangsung di Tapaktuan pada Minggu dan Senin 15-16 Januari 2017, juga akan menggelar turnamen Volly Ball KNPI Cup di Kecamatan Kluet Selatan sejak tanggal 17 Februari – 16 Maret 2017.

Terselenggaranya kegiatan tersebut, tambah Rajo Evi, murni atas bantuan pihak donatur yang terus memberikan semangat kepada pihaknya untuk terus bergerak melakukan kegiatan positif untuk kemajuan pemuda.

“Karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman yang telah bersedia menyalurkan bantuan sehingga kegiatan ini terlaksana dengan sukses. Insya Allah ke depannya kami akan terus melakukan kegiatan yang bermaanfaat bagi pemuda Aceh Selatan,” katanya.[]

Laporan Hendrik Meukek