ACEH UTARA – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) beklerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi & Produktivitas (BPVP) Banda Aceh dan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan Kerja dengan Industri Daerah (FKLPID) Aceh, memberikan pelatihan perbengkelan motor injeksi dan barbershop kepada para pemuda.

Sebanyak 32 pemuda terpilih mengikuti pelatihan ini, yakni 16 peserta di bidang barbershop dan 16 peserta di bidang perbengkelan motor injeksi. Pelatihan ini kelanjutan rangkaian program pelatihan telah dilaksanakan sejak tahun 2021, di antaranya pelatihan teknisi AC, barista, barbershop, tata boga, welder, kelistrikan dan panel surya.

Pembukaan pelatihan untuk pengembangan keterampilan dan semangat wirausaha pemuda itu digelar di Gedung Diklat PT PIM, Dewantara, Aceh Utara, Selasa, 20 Agustus 2024. Pelatihan perbengkelan motor injeksi dan barbershop akan berlangsung selama 20 hari ke depan.

Vice President TJSL & Humas PT PIM, Saiful Rakjab, dalam sambutannya menyampaikan pelatihan ini bagian dari Program Youth Entrepreneur-Ship (YES) untuk mencetak wirausahawan muda yang produktif dan memiliki keterampilan unggul. Pelatihan ini juga mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan dengan fokus pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan.

“Kami yakin, dengan minat yang besar dan komitmen yang kuat, para peserta dapat mengembangkan ilmu dan keterampilan mereka ke arah yang lebih baik,” ujar Saiful dalam keterangannya dikutip, Rabu (21/8).

Camat Dewantara, Nawafil Mahyuda, menyebut pelatihan ini dapat meningkatkan kapasitas SDM di Kecamatan Dewantara. Diharapkan bisa berlanjut di berbagai bidang keahlian yang bisa bersaing di pasar kerja regional maupun daerah.

“Kami berharap kepada pemuda dengan adanya kepedulian perusahaan di bidang pelatihan vokasi ini agar pemuda-pemuda usia produktif ini tidak bergantung kepada perusahaan, dan bisa menciptakan lapangan kerja dan keahlian serta bisa menghasilkan finansial,” ujar Nawafil.

Kepala BPVP Banda Aceh, Rahmat Faisal, mengapresiasi PT PIM yang bekerja sama dalam mendukung program pemerintah untuk pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan pemuda usia produktif untuk mendapatkan ketrampilan melalui pendidikan vokasi guna mempersiapkan SDM siap bersaing di dunia kerja maupun wiraswasta. Sebab, peluang kerja di sektor formal sangat terbatas, apalagi perusahaan seperti PT PIM dalam merekrut tenaga kerja harus sesuai dengan kebutuhan proses bisnis perusahaan.

“Kita mengajak anak-anak muda untuk lebih terbuka wawasan dan cara berpikir. Dengan mengikuti pelatihan vokasi kita mendorong pemuda usia produktif untuk berani terjun ke dunia entrepreneur, kita cetak entrepreneur-entrepreneur muda di daerah-daerah yang siap bersaing di dunia usaha baik di domestik maupun di luar,” ujar Rahmat.

Rahmat menambahkan ketekunan dan keseriusan menjadi modal utama. PT PIM mitra DUDI dari BPVP Banda Aceh dan FKLPID Aceh yang terbangun kerja samanya sejak tahun 2021. Sampai sekarang masih menjadi mitra terbaik banyak program TJSL PT PIM diduplikasi mitra DUDI perusahaan lain di Aceh seperti PT Mifa Bersaudara dan PT Bara Energi Lestari dan dukungan Pemerintah Aceh.

“Ini kami rasa sangat luar biasa dedikasi PT PIM untuk kemajuan daerah di bidang pendidikan vokasi, serta pemberdayaan pemuda usia produktif di Aceh,” ujar Rahmat.

Acara pembukaan pelatihan itu juga dihadiri Subkoordinator Pemberdayaan BPVP Banda Aceh, Fajari Arif Setia, Wakil Ketua FKLPID Aceh, T. Jailani Yacob, serta Staf BPVP Banda Aceh, Fathur Maulana, Staf Umum BPVP Banda Aceh, Fadhiel Nur, Sekretaris Bappeda Aceh Utara, Inong Sofiarini, Kadis Penanaman Modal, Transmigrasi & Tenaga Kerja Aceh Utara, Nyak Tiari, Kepala UPTD BLKI Aceh Utara Nurul Akmal, Ketua Forum Geuchik Dewantara, Tgk. Razali, Ketua Karang Taruna Dewantara, Syafrizal, dan Instruktur Pelatihan Motor Injeksi dan Barbershop.[](ril)