JAKARTA – Salahuddin Ishak, 26 tahun, TKI asal Gampong Cot Euntung, Kecamatan Nisam, Aceh Utara, secara tiba-tiba lumpuh sehingga terbaring lemah di kawasan Selangor, Malaysia. Direncanakan, ia akan diterbangkan dari Kuala Lumpur menuju Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh, Rabu, 1 Agustus 2018.

Proses pemulangan Salahuddin ikut dibantu anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman alias Haji Uma dan Abu Saba, Ketua Kesatuan Aneuk Nanggroe Aceh (KANA) di Malaysia.

“Saya mendapat kabar tentang kondisi Salahuddin dari Aduen Jelas (Mukhtar Abdullah), salah satu komedian Aceh yang bermain di film Eeumpang Breuh. Salahuddin sudah dua tahun merantau ke Malaysia dan bekerja serabutan. Sepekan sebelum sakit, ia bekerja sebagai buruh perabot salah satu pabrik di Malaysia,” ujar Haji Uma kepada portalsatu.com/, Sabtu, 28 Juli 2018.

Haji Uma langsung berkoordinasi dengan Abu Saba setelah ia menerima informasi tentang kondisi Salahuddin di Malaysia. “Abu Saba bilang, kepulangan Salahuddin bisa dilakukan tapi biayanya cukup tinggi, sekitar Rp8 juta, mengingat ia sakit dan harus membuat surat rujukan dari Hospital Malaysia. Saya juga minta kepada Aduen Jelas agar pihak keluarga dapat berembuk terkait biaya. Hasil musyawarah, keluarga hanya mampu menyediakan Rp6 juta, dan sisanya saya bantu karena mereka keluarga tidak mampu,” ujar Haji Uma.

Menurut Haji Uma, Abu Saba ditemani beberapa anggota grup KANA langsung menuju Selangor, Malaysia, untuk menjemput Salahuddin dan dibawa menuju Kuala Lumpur, Jumat (kemarin) sore.

“Direncanakan, Salahuddin akan diterbangkan dari Kuala Lumpur menuju Bandara SIM Banda Aceh, 1 Agustus mendatang. Proses pemulangannya ke Aceh ikut didampingi Abu Saba, karena Salahuddin tidak bisa berjalan. Kita doakan agar pemulangan dan pengurusan ini semua bisa berjalan lancar. Saya harap keluarga bersabar dan ikut mendoakannya,” kata Haji Uma.[]